20 Pasangan Pengantin Jadi Korban Dugaan Penipuan Berkedok Wo

12

Dua puluh pasangan pengantin di Kabupaten Cianjur ,mengaku menjadi korban penipuan yang berkedok penyelenggara pernikahan atau wedding organizer. Pelaku menawarkan jasa WO untuk resepsi pernikahan dengan harga murah, dan potongan harga lima puluh persen.

Sebanyak dua puluh pasangan calon pengantin, menjadi korban kasus penipuan berkedok penyelanggara pernikahan atau wedding organizer, di Kabupaten Cianjur.

Sejumlah korban mengaku telah ditipu, mulai dari belasan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah. Selain merasa dirugikan secara materil, korban juga mengaku merasa dipermalukan, pasalnya paket pernikahan untuk resepsi pernikahan yang dipesan, tidak kunjung datang hingga hari pelaksanaan resepsi .

Pelaku berinisial BJM, modusnya yakni dengan menawarkan jasa penyelanggaran pernikahan di sebuah akun media sosialnya. Jasanya tersebut dilirik konsumen, pasalnya menawarkan potongan harga hingga 50 persen. Potongan harga tersebut, berlaku satu hari setelah penawaran iklan dimedia sosial, sehingga para korban tergiur untuk memesan paket jasa penyelanggara pernikahan tersebut. Sayangnya setelah ada kesepakatan antara korban dan pelaku, kemudian pelunasan, paket  tersebut tak kunjung datang dan pelaku pun sulit untuk di hubungi .

Nominal kerugian yang diderita korban beragam, mulai dari belasan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah, tergantung paket yang dipesan.

Kapolres cianjur  AKBP Juang Andi Apriyanto mengatakan,hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari para korban dugaan penipuan wedding organizer WO tersebut.

Heri Setiawan , Bandung TV .,