Posyandu Sempat Tawarkan Bantuan Untuk Alisa

69

Alisa Putri Salsabila, bocah berusia 9 tahun yang lumpuh dan hanya diurus buyutnya, di desa Cilame, kecamatan Ngamprah, kabupaten Bandung Barat, didiagnosa mengidap penyakit celebral palsy. Pihak posyandu setempat pun menepis pernyataan tidak adanya bantuan kepada Alisa.

Nasib malang dialami alisa putri salsabila, bocah berusia 9 tahun asal komplek Cilame Indah, desa Cilame, kecamatan Ngamprah, kabupaten Bandung Barat, yang lumpuh dan hanya diurus buyutnya. Buyutnya mengurus Alisa, lantaran ibu kandungnya meninggal dunia belum lama ini.

Ketua posyandu ngamprah mengatakan, saat alisa berusia tiga bulan, pihaknya pernah menawarkan bantuan berupa pengobatan terapi secara rutin. Namun, menurut ketua posyandu Ngamprah, Rika Gunadi, pihaknya ditolak keluarga beberapa kali.

Sementara itu, menurut dokter yang pernah memeriksanya saat berusia tiga bulan, kemungkinan besar Alisa mengalami celebral palsy. menurutnya, kondisi tersebut kemungkinan terjadi saat Alisa berada di dalam kandungan. Untuk sedikit mengobati penyakit tersebut, bisa dilakukan dengan cara psioterapi.

Celebral palsy merupakan gangguan gerakan, otot, atau postur, yang disebabkan cedera atau perkembangan abnormal di otak. yang dialami alisa bisa dialami bayi lainnya. Tapi, jika ditangani secara tepat, dampak celebral palsy dapat berkurang saat sang anak beranjak dewasa.

Algi Muhammad Gifari, BandungTV.