Cek Kondisi Kampas Rem Tangan

120

Rem tangan biasanya digunakan saat Anda memarkir kendaraan, atau ketika berhenti di jalan dengan kondisi miring, di tanjakan atau turunan. Tidak hanya itu, rem tangan berfungsi sebagai rem darurat , jika rem utama mengalami kerusakan ketika melaju, atau mengalami blong. Banyak kasus yang tidak disadari bahwa posisi rem tangan bisa berubah, sehingga fungsi mengunci posisi mobil tidak maksimal.

Tentu kondisi ini sangat berbahaya, apalagi ketika sedang menghadapi antrean di jalan menanjak atau menurun. Guna mengantisipasi kondisi tersebut, ada baiknya pemilik mobil mengetahui kondisi rem tangan agar tetap maksimal saat digunakan.

Executive Coordinator Technical Service Division ADM, Anjar Rosjadi, menjelaskan, sebenarnya cukup mudah mengenali kondisi rem tangan, bahkan tanpa harus membongkarnya lebih dulu.

“Cara paling gampang dengan membedakan tarikkan tuas. Biasanya settingan dari pabrikan itu mulai dari lima sampai tujuh klik, nah kalau sudah lebih dari itu , tarikan makin tinggi bisa langsung dicek untuk memastikan kondisi rem,” ucap Anjar.

Perlu diketahui juga, jika tuas yang saat ditarik sudah tinggi, tandanya kampas rem roda belakang sudah mulai menipis. Selain itu, ketinggian rem tangan ini bisa Anda sesuaikan de­ngan selera. Terpenting, ketika digunakan, rem tangan bisa berfungsi dengan baik.

Selain karena kampas rem yang sudah meni­pis, biasanya yang membuat tarikan rem tangan berubah disebabkan kondisi rem kotor. Dalam kondisi tersebut, otomatis jalur kabel atau sling rem juga ikut tersumbat.

“Kalau tersumbat saat mau menurunkan tuas agak sedikit susah. Memang jarang yang perhatikan, tapi baiknya bila sudah mengalami gejala tersebut segera melakukan perawatan. Umumnya akan dicek, kemudian pembersihan, sampai menyetel ulang kembali bila memang kondisi kampas masih normal. Biasanya kegiatan pembersihan rem tangan ini dilakukan setiap mobil menempuh perjalanan 1000 hingga 2000 km,” ucap, Anjar. (E-002)***