Pernyataan Mengejutkan Presiden Facebook!

110

BELUM lama ini pencipta tombol like menyatakan kekhawatirannya akan efek psikologis dari berbagai aplikasi jejaring sosial yang banyak digunakan masyarakat. Ia bahkan memutuskan untuk menghapus beberapa aplikasi jejaring sosial sepeti Facebook dari ponselnya.

Hal itu juga rupanya dirasakan oleh mantan presiden Facebook pada 2005, Sean Parker. Ia melontarkan kekhawatiran dan kritiknya terhadap Facebook dengan mengatakan bahwa dirinya tak mengerti apa yang sedang dilakukannya pada saat ia dan rekannya menciptakan jejaring sosial itu.

“Proses berpikir yang digunakan untuk membangun aplikasi itu, Facebook menjadi yang pertama bagi mereka, bagaimana kami mengonsumsi sebanyak mungkin waktu dan perhatian Anda dengan kesadaran Anda?” kata Parker.

“Itu artinya kami perlu memberi sedikit dopamine secara sering, karena seseorang menyukai atau mengomentari foto atau posting-an atau apapun. Dan itu akan membuat Anda berkontribusi lebih banyak konten serta membuat Anda lebih banyak menyukai dan berkomentar,” terangnya.

Dalam sejarah Facebook, Parker memiliki andil untuk mengarahkan perusahaan ke Silicon Vallet dan memberikan ide kepada Mark Zuckerberg. Saat Facebook mulai beroperasi banyak orang mengatakan mereka belum masuk dalam media sosialnya.

Kemudian Parker mengatakan “Ok, Anda akan termasuk didalamnya,”. Namun kini Parker menyatakan bahwa dirinya tak tahu betul konsekuensi dari apa yang ia ucapkan itu, dimana jejaring yang kini menghubungkan miliaran orang itu benar-benar mengubah hubungan Anda di masyarakat.

“Mungkin mengganggu produktivitas dengan cara yang aneh. Tuhan hanya tahu apa yang dilakukannya terhadap otak anak-anak kita,” ujarnya.

Parker sendiri mengatakan bahwa dirinya tak lagi menggunakan media sosial karena terlalu banyak waktu yang tersita. Meski begitu ia mengaku masih memiliki akun di Facebook.

“Jika Mark mendengar ini mungkin ia akan men-suspend akun saya,” kata Parker bercanda.

Facebook sendiri tak memberikan tanggapannya atas komentar Parker.

“Saya menggunakan platform ini, (tapi) saya tidak membiarkan platform ini menggunakan saya,” kata Parker memungkas. Demikian seperti dikutip BB dari BBC, Senin (13/11/2017). (C-003)***