Beri Kesempatan Magang Tingkatkan Kualitas SDM Industri Otomotif

160

Saat ini teknologi industri otomotif yang berkembang pesat, hingga perlu ada kerjasama dengan dunia pendidikan sebagai penyedia tenaga kerja .Pendidikan vokasi harus dibarengi de­ngan ketersediaan pendidik yang berkualitas, peralatan praktik yang memadai, juga pentingnya praktik kerja magang. Hal ini harus didukung penuh oleh pihak industri.

Sebagai bentuk link and match antara Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara ITB dengan industri otomotif dalam memba­ngun kerja sama yang komperhensif, Honda Prospect Motor memberikan sistem alat peraga dan onderdil mobil kepada Institut Teknologi Bandung, Rabu (29/11). Penyerahan onderdil mobil yang terdiri atas satu sistem pengereman, white body CR-V, front fender RH BR-V dan rear left door comp Brio.

Senior Vice President PT HPM Benawati Abas yang mendampingi Presiden Director PT HPM Takehiro Watanabe mengatakan, sumbangan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial atas kiprahnya di Indonesia. Dengan bantuan ini diharapkan, akan semakin banyak sumber daya lokal yang mampu menguasai teknologi mobil dengan baik.

Dia berharap penyerahan bantuan ini mampu mengalihkan teknologi mobil Jepang kepada tenaga kerja lokal industri otomotif. Pemberian donasi ini diharapkan mampu memberi gambaran lengkap me­ngenai komponen-komponen yang terdapat dalam mobil.

Wakil Dekan Bidang Akademik FTMD ITB Zaenal Abidin mengakui, mahasiswa sangat membutuhkan kehadiran alat praktik baru dengan teknologi mutakhir. ”Selama ini ITB kesulitan menghadirkan peranti tersebut,” ucap Zaenal .

Dengan hadirnya donasi dari PT HPM ini, Zaenal optimistis mahasiswanya akan lebih mudah dalam menguasai teknologi otomotif terkini dengan adanya peralatan terbaru, pengetahuan, praktik , selain motivasi belajar mahasiswa akan bertambah.

Zaenal berharap, selain memberi alat peraga untuk praktik, industri otomotif diimbau memberi kesempatan magang bagi setiap siswa dan mahasiswa berlatar belakang teknik mesin, sehingga bisa mendapatkan keterampilan menangani mesin-mesin berteknologi baru dan siap saat memasuki dunia kerja. (E-002)***