Karya Bakti Tim Vertical Rescue Membangun Jembatan Gantung di Daerah Terisolir

205

Wilayah Jawa Barat merupakan wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati cukup banyak. Topografi wilayah Jawa Barat merupakan perpaduan dataran rendah,kawasan pegunungan hingga daerah pantai yang memanjang di wilayah utara dan selatan.

Jawa Barat juga masuk ke dalam kawasan yang memiliki beberapa gunung api aktif,sehingga kesuburan tanahnya dirasakan oleh masyarakat. Topografi daerah yang cukup beragam tidak pelak beberapa di antara daerahnya hanya memiliki akses terbatas.
Keterbatasan akses ini dirasakan cukup memprihatinkan karena mengganggu aktivitas masyarakat. Salah satu daerah yang memiliki akses terbatas ini, seperti Kampung Cukang Bayur, Desa Caringin Nunggal, Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi.

Keterbatasan akses warga masyarakat di daerah ini, antara lain belum adanya sarana jembatan yang menghubungkan antara wilayah desa dengan desa lainnya. Keberadaan sungai Cikarang tidak bisa dipungkiri membuat pergerakan masyarakat terhambat, baik dalam mencari penghidupan maupun aktivitas anak – anak bersekolah.

Hal hal inilah yang kemudian menggerakan tim vertical rescue Indonesia untuk membuat jembatan gantung di atas sungai Cikarang yang menghubungan desa – desa di wilayah Kecamatan Waluran dengan wilayah Kecamatan Surade.

Tim Vertical Rescue Indonesia merupakan sebuah tim yang memiliki kemampuan dalam evakuasi korban di medan vertical.Kemampuan tim ini dalam evakuasi di medan vertikal telah terbukti dengan keberhasilannya dalam medan operasi penyelematan beberapa musibah bencana alam maupun kecelakaan lain di tanah air.

Kemampuan dasar panjat tebing serta teknik memasang tali temali untuk memindahkan korban dari ketinggian maupun memasang peralatan pendukung penyeberangan, adalah keahlian yang wajib dimiliki anggotanya.

Atas dasar kemampuan yang dimiliki oleh anggotanya,sejak tahun 2015 Tim Vertical Rescue Indonesia menggagas sebuah ekspedisi bertajuk 1000 jembatan gantung untuk Indonesia. Dipilihnya ekspedisi ini karena melihat kebutuhan infrastruktur untuk masyarakat terpencil, khususnya jembatan yang dirasa masih kurang.

Setelah semua persiapan cukup, para anggota Tim Vertical Rescue bergerak membuat jembatan gantung untuk masyarakat. Proses pembuatan jembatan dibantu oleh masyarakat setempat. Anggota tim bekerja sesuai keahliannya dalam memasang tali baja.
Berbagai peralatan pendukung jembatan dengan sigap dipasang anggota Tim Vertical Rescue. Semua lapisan masyarakat bahu membahu dengan Tim Vertical Rescue membagi tugas agar jembatan gantung bisa segera di gunakan.

Tim Vertical Rescue dalam melaksanakan tugasnya ini tidak meminta biaya sepeserpun pada pemerintah.Biaya pembuatan jembatan didapatkan dari para donatur serta anggota Tim Vertical Rescue yang bahu membahu mengumpulkan dana, agar sarana transportasi khususnya bagi masyarakat terpencil bisa terpenuhi. Selain melakukan ekspedisi membangun jembatan gantung, Tim Vertical Rescue giat melakukan edukasi mengenai jembatan gantung.

Edukasi pemberian pengetahuan pada masyarakat tentang daya angkut beban jembatan gantung, pemeliharaan jembatan gantung serta faktor keselamatan dalam menggunakan jembatan gantung. Hal hal tersebut perlu diketahui masyarakat pengguna agar jembatan gantung bisa dimaksimalkan fungsinya.

Wajah – wajah ceria nampak terlihat pada warga masyarakat. Dengan adanya jembatan, kini mereka bisa menghemat waktu menuju lahan pertanian dan anak – anak bisa sekolah tanpa harus menyeberang sungai. (E-001) ***