Marawat Ban Tubeless

258

Pilihan penggunaan ban tubeless untuk kendaraan, sangat lumrah dalam beberapa tahun ini. Ban tanpa karet dalam ini diyakini memiliki banyak keunggulan dibanding jenis ban biasa (tube type) atau ban yang masih menggunakan karet dalam.

Karena tidak menggunakan ban dalam, ban tubeless memiliki struktur dan kualitas bahan yang berbeda dari ban biasa. Namun, ban tubeless juga tetap perlu perawatan supaya tetap mampu bekerja secara maksimal. Supri, seorang mekanik yang ditemui BB di bengkelnya mengatakan, bahwa semua jenis ban butuh perawatan.

Untuk sepeda motor, menjadi paling penting perawatannya dengan menjaga tekanan angin. Supri mencontohkan, untuk motor jenis skutik yang pakai ban tubeless dianjurkan tekanan ban depannya 30 Psi dan belakang 35 Psi. Jika kurang angin, akan terjadi beberapa hal.

“Kalau tekanan angin kurang bisa menyebabkan ban cepat rusak karena hampir semua telapak ban melakukan gesekan dengan aspal, membuat ban menjadi cepat panas,” tuturnya.

Dijelaskan Supri, jika terjadi kebocoran karena tertusuk benda tajam, tidak disarankan ditambal menggunakan lem. Menurutnya, jika cairan lem menyebar akan merusak permukaan ban. Kemudian, agar ban tubeless awet, lakukan pemeriksaan secara rutin dan hindari membawa beban berlebihan saat berkendara. (E-002)***