Tren di Tempat Kerja Masa Depan

44

MENYOROT kemajuan teknologi beserta generasi millennial yang kelak akan menggandrungi dunia kerja di masa depan yang menjadikannya sebagai gaya hidup, Lenovo bersama IDC mengadakan sebuah riset bernama “Enabling the Future Workspace – Agile, Intelligent, and Engaging”.

IDC InfoBrief mengemukakan, di 2020 tenaga kerja Asia sebanyak 50% akan terdiri dari generasi millennial yang tentunya ahli dalam teknologi. Hal tersebut otomatis akan meningkatkan penggunaan alat untuk mengakselerasi inovasi, seperti AR dan VR, cognitive/artificial intelligence (AI), dan robotik, seiring dengan tekad perusahaan dalam meningkatkan daya saing.

Demografi tempat kerja yang terus berubah, serta pengadopsian teknologi canggih di dunia kerja akan memicu munculnya norma baru, perubahan cara kerja, praktik baru, terutama dengan adanya interface di perangkat manusia.

Riset tersebut memperoleh lima tren teknologi yang diprediksi akan berlaku di tempat kerja masa depan.

Tahun 2019

Sebanyak 20% dari 1000 perusahaan Asia akan mengadopsi device as a service (DaaS) dan 1% akan bertransisi sepenuhnya ke DaaS. Masih di tahun yang sama, duapertiga dari perangkat Windows 10 (PC dan tablet) akan diatur melalui platform unified endpoint management (UEM) dan satu dari tiga perusahaan akan mengonsolidasi tim desktop dan manajemen mobile ke dalam satu unit operasional.

Tahun 2020

Sebanyak 40% inisiatif transformasi digital akan didukung oleh kemampuan AI, menyediakan wawasan dengan tepat waktu untuk model operasional dan monetisasi baru.

Masih di tahun yang sama, 1000 perusahaan Asia akan menggunakan inovasi terbuka untuk mengalokasi keahlian ke 15% proyek baru, untuk meningkatkan keberhasilan pengenalan produk mereka sebesar lebih dari 50%.

Pada 2020, lebih dari 20% pekerja informasi akan memanfaatkan AR di desktop atau di mobile untuk memanipulasi informasi digital, berinteraksi dengan objek di dunia nyata, dan berkolaborasi dengan mitra kerja.

IDC berpendapat, untuk bertahan dalam persaingan di 2018 ke depan, perusahaan-perusahaan Asia Pasifik harus mengadakan pendekatan holistik demi terciptanya kantor yang cerdas dalam berbagai segi, yakni lingkungan fisik, budaya kerja, dan teknologi.

IDC juga menyarankan transformasi yang mungkin terjadi di masa depan, yaitu transformasi model operasional, transformasi informasi, transformasi kepemimpinan, transformasi pengalaman ganda, dan transformasi sumber kerja. (C-003/bbs)***