Pergeseran Tanah Ancam 35 Rumah

145

Lebih dari tiga puluh satu rumah di kampung Neundet, kecamatan Gunung Halu, kabupaten Bandung Barat, dievakuasi. Pasalnya, Selasa petang,  tanah yang didiami warga bergeser cukup lebar. Kondisi makin parah terjadi sejak gempa beberapa waktu lalu. Retakan tanah semakin melebar.

Untuk mencapai kampung Neundeut, kecamatan Gunung Halu, kabupaten Bandung Barat, yang berada di kawasan terpencil, harus melewati jalur terjal dan licin. Tidak sedikit petugas yang akan menuju ke lokasi, tergelincir. Terlebih, jika cuaca sedang turun hujan, perjalanan menuju kampung Neundet akan lebih berbahaya untuk dilalui kendaraan bermotor.

Sebelumnya, terpantau Selasa petang,  pergeseran tanah telah terjadi di kampung Neundet, setelah terus dilanda huan. Pergeseran tanah hanya berupa retakan. Namun, sejak gempa melanda pantai selatan beberapa waktu lalu, pergeseran tanah tersebut melebar dan memanjang.

Dengan kondisi tersebut, petugas gabungan dari BPBD kabupaten Bandung Barat, dan kepolisian sektor Gunung Halu, langsung memantau dan mengimbau warga yang terkena dampak, berhati-hati terhadap fenomena yang terjadi di kampung tersebut.

Ada setidaknya 35  rumah yang terancam pergeseran tanah. Bahkan, beberapa rumah diantaranya, sudah dalam kondisi mengkhawatirkan. bahkan, menurut ketua RW kampung Neundeut, pergeseran tanah terus terjadi setiap hari. Kondisi tersebut membuat warga kampung Neundeut gelisah, terlebih jika turun hujan deras.

Untuk memastikan penyebab pergeseran tanah di kampung Neundeut, Gunung Halu, kabupaten Bandung Barat, pihak BPBD akan berkoordinasi dengan tim dari geologi. Sedangkan warga yang terkena dampak, harus dievakuasi karena rumah yang didiami sudah tidak layak huni.

Algi Muhammad Gifari, Bandung tv.