2018, Jokowi Kebut Pembangunan Infrastruktur Jabar

237

Awal tahun 2018 mendatang, pemerintah pusat akan terus menggenjot pembangunan infrastruktur di Jawa Barat. Berbagai program seperti renovasi hingga pengadaan baru akan dilakukan untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.

Mulai Januari tahun depan pemerintah akan merehabilitasi sungai Citarum yang mengalir dari kawasan Cisanti kabupaten bandung hingga wilayah D-K-I Jakarta. Kondisi air yang sudah sangat tercemar menjadi keprihatinan. Hal tersebut, lanjut presiden, sangat berbahaya jika tidak segera diatasi. Mengancam penduduk yang memanfaatkan Citarum, terutama untuk ketersediaan air bersih penduduk Jakarta karena seluruhnya mengambil air bersih dari Citarum.

Jokowi berjanji perbaikan akan segera dilakukan seperti perbaikan kawasan hulu hingga normalisasi di sepanjang aliran sungai tersebut. Selain perbaikan sungai citarum, presiden memastikan pembangunan bandara Kertajati di kabupaten Majalengka terus dikebut. orang nomor satu di Indonesia ini ingin keberadaan infrastruktur itu bisa digunakan pertengahan tahun depan.

Selain bandara Kertajati, presiden menyebut Jawa Barat memiliki bandara lainnya yang tak kalah potensial. bandara di Tasikmalaya sangat tepat untuk mengembangkan produk hasil kreatif masyarakat. Di Tasikmalaya U-K-M banyak sekali, yang bisa produknya dikirim ke luar, baik diekspor atau dibawa ke provinsi lain, juga ada airport di Sukabumi yang mulai dibangun.

Tak hanya itu, presiden memastikan pihaknya terus mengebut pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, Bocimi, yang belum tuntas sejak tahun 1996. Jokowi menyesalkan pembangunan yang tak kunjung tuntas meski sudah berganti investor hingga empat kali. oleh karena itu,selain membangun jalan tol, presiden pun memastikan pemerintah tengah membangun kereta api rel ganda untuk menghubungkan Bogor dengan Sukabumi. Nantinya Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung semuanya terhubung.

Yuwana Kurniawan, BandungTV.