13.000 Situs Diblokir di China dalam 3 Tahun

76

BUKAN rahasia lagi bahwa China amat membentengi internet di negaranya. Mereka diketahui sangat membatasi akses pengguna bahkan kepada penyedia platform populer seperti Google, Apple hingga Facebook.

Kini negara tirai bambu tersebut mengumbar jumlah situs yang telah ia blokir dalam beberapa tahun.

Laporan dari Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional mengungkapkan bahwa China telah menutup atau mencabut lisensi untuk lebih dari 13.000 situs sejak awal 2015, atau kurang dari tiga tahun lalu.

China juga tercatat telah memblokir hampir 10 juta akun di internet yang kemungkinan akun jejaring sosial. Hal ini diakibatkan belasan ribu website yang telah ditutup.

Kantor berita Xinhua mengatakan pemblokiran itu dimaksudkan untuk melindungi “kekuasaan jangka panjang partai atas kekuasaan, perdamaian, dan stabilitas jangka panjang negara, pembangunan sosial ekonomi negara dan kepentingan pribadi masyarakat”.

Terlepas dari suka atau tidaknya atas kebijakan China ini, tampaknya aturan tersebut tak akan berubah dalam waktu dekat. Artinya pengguna internet di China dan perusahaan yang berniat menawarkan layanannya di China masih akan dibatasi oleh pemerintah setempat.

China juga telah menerapkan undang-undang digital yang ketat dalam beberapa bulan terakhir demi mengamankan kepentingan negara. Demikian seperti dilansir Engadget, Selasa (26/12/2017). (C-003/lnm)***