Ratusan Warga Geruduk Pabrik

31

Ratusan warga yang didominasi kaum perempuan di kota Cimahi, menggeruduk sebuah pabrik. Massa berunjuk rasa, karena kecewa terhadap perusahaan yang diduga memaksa buruh untuk mengundurkan diri tanpa alasan jelas. Bahkan perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja atau phk secara sepihak, sehingga membuat buruh sedih.

Dengan membawa poster, seratus lima puluh warga rw nol tujuh kelurahan Utama, kota Cimahi, menggeruduk pabrik PT Mewah. Dijaga aparat kepolisian, massa hanya bisa berunjuk rasa dan berorasi di depan pabrik yang bergerak dalam bidang garmen.

Massa merupakan warga sekitar yang terkena pemutusan hubungan kerja atau phk oleh perusahaan, dan didominasi perempuan. Massa kecewa dan memprotes perusahaan yang diduga memaksa buruh menandatangani perjanjian agar mengundurkan diri.

Yulia, seorang buruh yang dipaksa mengundurkan diri dan akhirnya di-phk sepihak, tak bisa menyembunyikan kesedihannya, bersama puluhan mantan buruh lainnya. Padahal, dirinya sudah bekerja selama 5 tahun. Ia dipaksa menandatangani perjanjian, karena diancam perusahaan, gaji tidak akan diberikan.

Total ada 56 buruh warga sekitar, yang di-phk sepihak perusahaan. Massa menuntut perusahaan memberikan penjelasan dan menampung kembali korban phk sepihak tersebut. Jika perusahaan tidak bersedia menampung kembali, korban phk akan melaporkan tindak pidana perusahaan kepada polisi.

Algi Muhammad Gifari, BandungTV.