Delapan Kelompok OTD Dapat Pembinaan dari BAZNAS

113

BISNIS BANDUNG –  Badan Amal Zakat Nasional  (BAZNAS) Kabupaten Sumedang  melakukan pembinaan terhadap warga OTD (orang terkena dampak Jatigede) yang tergabung dalam delapan Kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM)  yang terdaftar dan berada dilokasi Wisata Panenjoan Dusun Jatimekar Desa Jemah Kecamatan Jatigede .

“Sengaja kami datangi mereka yang tergabung dalam kelompok usaha kecil ini, untuk diberi arahan serta pengetahuan tentang potensi yang ada disana,” kata ketua Baznas Sumedang H Ali Bajri, kepada wartawan, Senin  (08/01/2018) di Sumedang.

Ali menuturkan,   pemberian arahan merupakan upaya pembinaan dan memberi motivasi kepada kelompok usaha kecil yang berada di lokasi wisata tersebut.
“Kami ingin membina dan memberikan motivasi pada kelompok usaha yang sebelumnya matapencahariannya mengandalkan dari sektor pertanian yang kini lahannya sudah tergenang Waduk Jatigede,” ujarnya.

Dikemukakan Ali , secara bertahap kelompok  ini diarahkan  beralih usaha dari sektor pertanian ke perdagangan dan kerajinan. Baznas berharap, ke depan produk hasil karya kelompok usaha kecil  dapat dipasarkan di Galeri UMKM Binaan BAZNAS Sumedang yang saat ini sedang dibangun dan  pembangunannya  dalam tahap penyelesaian.

“Kami juga tidak hanya membina kelompok usaha saja. Sebelumnya kami membangun mesjid di titik relokasi OTD tersebut,” ujar Ali.
Desa Jemah merupakan lokasi tujuan rekreasi sekaligus desa wisata sesuai arahan Kementerian Pariwisata.

Terkait hal tersebut, Baznas berencana akan menjadikan desa tersebut sebagai titik lokasi Program Zakat Community Development (ZCD) yang berbasis komunitas/ kelompok untuk memajukan dan mensejahterakan warga desa tersebut dengan mengangkat perekonomian kerakyatan dan pariwisata.

“Nanti aktivitas yang terkena genangan Waduk Jatigede akan kami sosialisasikan dan informasikan ke BAZNAS Provinsi maupun BAZNAS Pusat yang harus  menjadi perhatian pemerintah daerah. Sehingga dapat mendorong tarap hidup masyarakat  betah di tempat dan kehidupan lingkungan  baru ,” tutur Ali.

Ditempat terpisah,  Turyana ,Kepala Desa Jemah  mengapresiasi terhadap program BAZNAS Sumedang yang telah menginisiasi pembangunan mesjid OTD Jemah yang sekarang sudah dapat digunakan untuk beribadah warganya.

“Tidak hanya sampai membangunan masjid saja, BAZNAS Sumedang juga terus memperhatikan warga kami. Saat ini warga kami yang tergabung pada kelompok usaha kecil menengah yang berada di sekitar tempat rekreasi Panenjoan mendapatkan pembinaan dari BAZNAS Sumedang,”ujar Turyana.

Turyana juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak BAZNAS Kabupaten Sumedang, khususnya para muzaki yang telah menitipkan sebagian hartanya pada BAZNAS Sumedang,untuk disalurkan dan diberdayakan bagi seluruh umat yang  membutuhkan.

“Semoga titipan zakat para muzaki menjadi ladang amal didunia dan akhirat kelak,” ucap Turyana menambahkan. (E010) ***