Limbah B3 Rumah Sakit Menumpuk

154

Sepuluh ton limbah medis bahan berbahaya dan beracun atau b-tiga di TPS B-tiga RSUD Kabupaten Cianjur dibiarkan menumpuk selama sebulan. jika terus dibiarkan, selain akan mencemari lingkungan, dikhawatirkan sampah tersebut akan menimbulkan penyakit. Pasalnya, aroma limbah tersebut sangat berbahaya bagi warga yang menciumnya.

Sepuluh ton lebih limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur, dibiarkan menumpuk sejak sebulan terakhir di tps b-tiga RSUD Cianjur. Limbah tersebut merupakan sampah medis bahan berbahaya dan beracun, diantaranya bekas jarum suntik, botol dan selang infus, botol bekas vaksinasi, serta sampah-sampah lainnya.

Bahkan, di tempat penampungan sampah sementara ini, ada kantung-kantung plastik berisikan kain bercampur darah. Jika limbah ini terus dibiarkan menumpuk, dikhawatirkan bisa menimbulkan penyakit, baik bagi para pegawai, maupun masyarakat di sekitar rumah sakit.

Sementara itu, menurut petugas tps b-tiga RSUD Cianjur, meskipun belum ada protes dari masyarakat, jika terus dibiarkan menumpuk, lama kelamaan bau sampah medis ini akan tercium oleh masyarakat, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan penyakit.

Dalam sehari, sampah medis ini mencapai 5 ratus kilogram lebih. Namun, entah apa kendalanya sehingga selama satu bulan, sampah medis yang sudah mencapai 10 ton lebih ini, belum juga diangkut. Biasanya, dalam seminggu dua kali, sampah medis b3 ini selalu diangkut pihak ketiga.

Heri Setiawan, BandungTV.