Petani Cianjur Tolak Impor Beras

96

Rencana pemerintah mengimpor beras dari Vietnam dan Thailand, ditolak para petani di Cianjur. Mereka menolak pemerintah mengimpor beras, karena akan merugikan petani, dan meyebabkan harga gabah semakin murah.

Memasuki masa panen, para petani di kabupaten Cianjur mulai merasa khawatir, dengan harga jual gabah yang semakin rendah.

Pasalnya, pemerintah berencana mengimpor lima ratus ribu ton beras dari Vietnam dan Thailand dalam waktu dekat.

Petani mengganggap, impor beras akan menambah daya saing di pasaran, dan petani merugi saat panen raya.

Para petani di kecamatan  Sindang Barang kabupaten Cianjur, sudah mulai panen. Namun, mereka mulai khawatir, harga gabah menurun, karena akan bersaing dengan impor beras.

Para petani di tempat ini sudah tidak menjual hasil panen ke bulog, karena dinilai terlalu rendah. Mereka biasa menjual gabah ke tengkulak, karena harganya lebih mahal.

Petani berharap, pemerintah menghentikan rencana impor beras, karena sudah memasuki masa panen.

heri setiawan, bandung tv.