Tidak Ada PJTKI TKI Asal Kabupaten Sumedang Berangkat dari Wilayah Lain

110

BISNIS BANDUNG –  Meski di Kabupaten Sumedang tidak ada PJTKI (Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonsia), tapi bukan berarti di Kota Tahu ini tidak ada warga  yang “merantau” untuk bekerja di  negeri orang.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumedang, Dikdik Sadikin, saat ini TKI yang berasal dari  Sumedang mencapai 300 orang.
“Data terakhir  tahun 2017 ada sekitar 120 warga Sumedang yang berangkat menjadi TKI,” ujar Dikdik di kantornya, Selasa (6/2/2018).

Untuk saat ini, lanjut Dikdik, di Kabupaten Sumedang memang belum terdapat PJTKI,sehingga warga Sumedang yang akan bekerja di luar negeri menjadi TKI harus berangkat dari kabupaten lain yang memiliki PJTKI.

“Kami di sini hanya memberikan rekomendasi saja sementara berangkatnya dari luar Sumedang, tempatnya mendaftar pada PJTKI,” tuturnya.

Sejauh ini, kata Dikdik, di Kabupaten Sumedang  hanya beberapa daerah saja yang warganya berminat bekerja di luar negeri. Peminat terbanyak didominasi warga dari wilayah Kecamatan Tanjungmedar, Ujungjaya, Tomo dan Surian.

Sementara , negara tujuan untuk bekerja meliputi beberapa negara di Asia, kecuali negara – negara di Timur Tengah yang saat ini memang sedang melakukan moratorium terhadap pengiriman TKI . “Selain formal ada juga TKI yang informal,” sebutnya.

Dikdik menambahkan, berdasarkan catatan  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumedang , hingga saat ini kondisi eksisting TKI asal Kabupaten Sumedang yang bekerja di luar negeri sekitar 300 orang.

“Jumlah TKI ini memang fluktuatif setiap tahunnya, karena memang ada yang pergi dan ada juga yang pulang,” Dikdik menambahkan.(E010)***