Dirawat, Terpidana Kasus Korupsi Mantan Bupati

99

Terpidana kasus korupsi yang jugan mantan bupati Bangkalan, Fuad Amin, harus dirawat inap di rumah sakit TNI Dustira, kota Cimahi, Kamis pagi. Menurut tim medis ruamh sakit, terpidana kasus korupsi pencucian uang senilai empat ratus empat belas milyar rupiah, yang berstatus tahanan  lapas Sukamiskin tersebut, dirawat karena penyakit komplikasi jantung, vertigo, dan stroke.

Foto terpidana kasus korupsi, Fuad Amin yang juga mantan bupati Bangkalan, beredar luas di media sosial, tengah dirawat di rumah sakit TNI Dustira, kota Cimahi. Seorang perawat dan dua pria yang merupakan petugas lapas ikut mendampingi fuad. Sedangkan selang infusan masih menempel saat Fuad Amin terbaring di salah satu ruang rawat rumah sakit.

Padahal, Fuad Amin harus menjalani masa tahanan selama 13 tahun di lapas Sukamiskin, kota Bandung sejak 2017, akibat tersandung kasus korupsi pencucian uang senilai 414 milyar rupiah. Saat dikonfirmasi, pihak rumah sakit membenarkan jika pria berusia 70 tahun tersebut dilarikan ke rumah sakit sejak Rabu siang.

Tim medis yang memeriksa, memastikan fuad amin harus dirawat akibat menderita penyakit komplikasi jantung, vertigo, dan stroke. Fuad amin dirujuk dan diantar petugas lapas Sukamiskin, sehingga harus mendapatkan tindakan medis.

Sebelum dibawa ke rumah sakit, Fuad Amin diramaikan tinggal di rumah mewah  di Dago kota Bandung, padahal dalam status tahanan di lapas Sukamiskin. Pihak rumah sakit belum bisa memastikan sampai kapan Fuad Amin dirawat, karena memerlukan observasi hingga beberapa hari.

Awak media tidak diperkenankkan melihat kondisi langsung Fuad Amin yang dirawat di ruang paviliun Siliwangi rumah sakit Dustira. Tim medis hanya memastikan, kondisi Fuad Amin mulai stabil karena dirawat di ruang paviliun.

Algi Muhammad Gifari, Bandung TV.