Kuasa Hukum Bapaslon Bupati Lapor ke Panwaslu

146

Tim kuasa hukum Bapaslon ecek karyana dan Tatang Sudrajat, mendatangi kantor Panwaslu kabupaten Sumedang. Mereka melaporkan kekeliruan hasil penghitungan suara KTP dukungan, dalam penetapan calon bupati dan wakil bupati  oleh KPUD kabupaten Sumedang, 12 Februari lalu. Menurut ecek dan kuasa hukumnya, selain itu, banyak juga temuan pelanggaran selama verifikasi faktual berlangsung.

12 Februari lalu, KPUD kabupaten Sumedang telah mengumumkan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang lolos, dalam rapat pleno terbuka. KPUD Sumedang menetapkan  5 pasangan calon lolos dari 6 peserta yang mendaftar.

Hasil penghitungan suara KTP dukungan terhadap bakal pasangan calon, Ecek dan tatang dinyatakan tidak memenuhi syarat,  yakni minimal dukungan suara 62 ribu 8 ratus 5 puluh 9 KTP. Sedangkan Ecek dan Tatang hanya mengantongi 47 ribu 9 ratus 9 puluh 4 KTP dukungan.

Idang Sugesti yang ditunjuk sebagai kuasa hukum Ecek, bersama ketua tim sukses Ecek dan Tatang, melaporkan banyaknya temuan suara KTP dukungan yang lari ke pasangan lain. Selain itu, tim kuasa hukum Ecek melaporkan banyaknya kecurangan selama verifikasi faktual.

Pihak Panwaslu memberikan tenggang waktu 3 hari bagi kuasa hukum, untuk melengkapi syarat formil dan materil atas pelaporan tersebut.

Ecek yang sudah 2 kalinya mencalonkan diri sebagai bupati Sumedang teracam gagal untuk ke-2 kalinya, jika syarat atas pelaporan ke panwaslu tidak lengkap sampai 17 Februari 2018.

Diki Darusman, Bandung TV.