Di Taman Dirgantara Majalengka Ditempatkan Pesawat Tempur Skyhawk

220

Pembangunan  ruang terbuka berupa taman di tengah perkotaan dalam beberapa tahun terakhir ini banyak dilakukan oleh pemerintah kota maupun kabupaten. Termasuk di Ibukota Jawa Barat tidak ketinggalan banyak membangunnya.

Kota Bandung dalam beberapa tahun terakhir  membangun beberapa taman kota dengan tema tersendiri.Pemerintah kota dan kabupaten lainnya di Jawa Barat seakan terpacu setelah melihat keberhasilan Bandung membuka ruang terbuka hijau untuk interaksi masyarakatnya.

Salah satu wilayah kabupaten yang berhasil membuka ruang terbuka hijau ialah Kabupaten Majalengka. Di pusat kota pemerintah Kabupaten Majalengka membangun sebuah taman dengan tema dirgantara.

Taman Dirgantara Majalengka terletak di kawasan bundaran Munjul Indah Kelurahan Munjul Majalengka.  Kawasan ini merupakan pintu gerbang masuk ke Kota Majalengka.

Para pengendara kendaraan yang akan masuk ke wilayah Majalengka  yang berasal dari Kadipaten atau Bandung akan melewati kawasan ini.Monumen Dirgantara  diresmikan oleh Wakil Bupati Majalengka dan  Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara pada tanggal 24 April 2012.

Di Taman Kota ini terdapat monumen pesawat tempur berjenis A4 Skyhawk yang pernah dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara Republik Indonesia. Kehadiran monumen pesawat ini sebagai bukti keberadaan lapangan udara milik TNI AU yaitu Lanud S.Sukani di Jatiwangi.

Taman seluas dua hektar ini memiliki berbagai kelengkapan sarana berinteraksi masyarakat Majalengka.Pihak pemerintah Majalengka menyediakan sarana  untuk berolahraga ,selain  terdapat  sarana bemain bagi anak anak serta toilet.

Keberadaan taman ini tidak  pelak membuat masyarakat Majalengka mempunyai alternatif tempat berkumpul selain di kawasan Alun alun Majalengka.Setiap hari terutama pada akhir pekan atau hari libur panjang , bisa melihat banyak  anggota masyarakat berinteraksi disini.

Di samping itu pada waktu  tertentu selalu ada kegiatan seni yang dipentaskan secara sukarela oleh berbagai komunitas seni dan budaya yang ada di Kabupaten majalengka. Seperti  pembacaan puisi, monolog, aneka seni  karinding, akustik dan lainnya.

Pembukaan taman ini ternyata membuka ladang usaha baru bagi masyarakat sekitar.Selain menikmati suasana taman,para pengunjung yang datang kerap kali menikmati pesona kuliner yang dijajakan oleh para pedagang.

Para pedagang penganan kuliner ini sebagian besar adalah warga masyarakat yang tinggal diseputaran wilayah taman tersebut.Sebagai informasi banyak sekali penganan kuliner yang dijajakan,selain citaranya cukup lezat,harga berbagai macam penganan kuliner ini cukup terjangkau. (E-001) ***