Ingkung Bandeng

176

Proses pembuatan ingkung bandeng dimulai dari mencuci bandeng yang telah dibelah tengahnya dan dicabut semua durinya. Kemudian, siapkan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, kunyit, jahe, dan daun jeruk.

Haluskan seluruh bumbu dengan cara diulek lalu campurkan dengan parutan kelapa muda. Masukkan sebagian bumbu rempah itu ke tengah ikan bandeng secara merata. Lantas ikat tiga bagian bandeng mulai dari atas, tengah, dan bawah menggunakan tali bambu.

“Kita sengaja tidak menggunakan tali rafia karena berbahaya bagi kesehatan. Plastik dan bahan pewarna itu bila turut dimasak lama akan menimbulkan sel-sel kanker bila dikonsumsi. Makanya lebih baik menggunakan bambu yang lebih alami,” kata Isrofah, pencipta kuliner ingkung bandeng.

Langkah selanjutnya adalah masak ikan bandeng utuh atau yang telah dibuat ingkung tadi selama dua jam. Proses perebusan menggunakan api sedang dalam waktu cukup lama, agar bumbu-bumbunya merasuk dan daging bandeng menjadi lunak.

“Bandeng yang bisa dibuat ingkung minimal memiliki berat 400 gram dan maksimal 600 gram. Jika kurang dari 400 gram, bandeng akan lembek dan hancur karena proses perebusan butuh waktu lama. Sedangkan bila melebihi 600 gram, daging bandeng berasa hambar,” terangnya.

Setelah matang, tiriskan ingkung bandeng sebelum disajikan. Agar terlihat cantik, selain dilengkapi kuah dan sambal, beri hiasan daun kemangi serta irisan tomat. Sebelum disantap, buka belahan ingkung bandeng dan siram dengan kuah secara merata.