Pemkot Dapat Hibah Bangun Infrastruktur Sanitasi

87

Pemerintah kota Cimahi menerima bantuan dana hibah dari pemerintah Australia, untuk pembangunan infrastruktur sanitasi, sistem pembuangan limbah rumah tangga. Melalui program hibah australia-Indonesia untuk pembangunan sanitasi atau SAIIG tersebut, ditargetkan tahun ini kebutuhan sanitasi bagi lima ribu sambungan rumah dapat terpenuhi.

Walikota Cimahi, Ajay M Priatna, bersama perwakilan dari kedubes Australia beserta jajaran dinas terkait, meninjau infrastruktur sanitasi di Pasir Kaliki, kecamatan cimahi utara, kota Cimahi. Peninjauan tersebut sebagai bagian dari penerimaan hibah dari pemerintah Australia kepada pemerintah kota Cimahi, terkait pembangunan infrastruktur sanitasi atau sistem pembuangan limbah rumah tangga.

Walikota Cimahi, Ajay M Priatna Mengatakan, pemerintah kota Cimahi sudah meresmikan pembangunan Ipal di RW 8 Pasir Kaliki, Cimahi Utara. sistem Ipal-nya multifungsi, karena di bawahnya berupa ipal terpadu, sedangkan di atasnya digunakan untuk jalan.

Sementara itu, program manager Departemen Luar Negeri dan perdagangan Australia, Renni Rum mengungkapkan, berdasarkan perjanjian, hibah ipal Indonesia Australia ditargetkan bisa memenuhi kebutuhan sanitasi untuk 5 ribu sambungan rumah. Saat ini, perkembangannya sudah mencapai 2 ribu 5 ratus sambungan.

Cimahi menjadi satu dari lima kota terbaik yang melaksanakan program dana hibah Australia-Indonesia, untuk pembangunan sanitasi. Dalam program tersebut, pemerintah kota Cimahi menargetkan, pada 2020 seluruh sambungan rumah untuk sanitasi yang sehat sudah terpenuhi.

Algi Muhammad Gifari, Bandung TV