Kantor Staf Presiden Dan Bea Cukai Berantas PUNGLI

86

Membantu pengadaan bahan baku tekstil bagi industri kecil menengah sektor konveksi di Jawa Barat, kantor staf Presiden bersama bea cukai mendatangi para pelaku industri kecil menengah di pusat logistik berikat, di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Para pelaku industri kecil menengah seBandung Raya, mengeluhkan praktik pungutan liar atau pungli, pemerintah pun akan berupaya serius memberantas kasus tersebut,

Kepada perwakilan kantor staf Presiden, Andi Widjajanto, para pelaku industri kecil menengah atau IKM seBandung Raya mengeluhkan praktik pungutan liar atau pungli.

Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan minimnya permodalan, pelaku ikm semakin terjepit, karena jika dikalkulasikan nilai pungli bisa sangat fantastis,

Para pelaku industri kecil menengah harus membayar tips kepada oknum saat memasarkan atau menjual barang ke Jakarta, bahkan, sekali jalan, ada yang harus mengeluarkan satu juta rupiah untuk uang keamanan, baik di jalan ataupun ketika berjualan,

Senior advisor kantor staff Presiden, Andi Widjajanto mengatakan, informasi itu sangat berharga bagi pihaknya, apalagiĀ , selama ini Presiden Joko Widodo menaruh perhatian terhadap tumbuh kembangnya pelaku usaha kecil, serta serius dalam memberantas pungli.

Persoalan IKM juga terkait bahan baku, permodalan, serta rantai distribusi pemasaran yang cukup panjang, akibatnya harga jual menjadi mahal dan tidak kompetitif.

Padahal, saat ini banyak barang impor khususnya dari China, yang masuk dengan harga murah namun berkualitas di bawah produk-produk dalam negeri,

Pemerintah juga akan menghadirkan pusat logistik berikat semacam di Batujajar, yaitu di Kabupaten Bandung hingga di kabupaten Bogor, di Indonesia, ada 70 PLB.

Tapi, untuk tekstil hanya di Batujajar dan Bekasi, diharapkan, keberadaan pusat logistik berikat mampu memutus mata rantai harga bahan baku, dan bermanfaat besar bagi pelaku industri kecil menengah,

 

Algi Muhammad Gifari, Bandung TV.