Siswa Belajar Di Pengungsian

186

Banjir akibat luapan sungai Citarum belum menunjukan tanda akan surut, hingga senin siang. Selain merendam ribuan rumah di tiga kecamatan, banjir juga membuat siswa sekolah dasar terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di sebuah sanggar, di kecamatan baleendah Kabupaten Bandung.

Banjir yang hampir sepekan menerjang tiga kecamatan di kabupaten bandung, yakni Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang, tak kunjung surut.

Intensitas curah hujan yang tinggi, membuat sungai Citarum tak kuat menahan debit air yang meningkat, dan akhirnya meluap ke pemukiman warga.

Selain merendam ribuan rumah di tiga kecamatan, banjir juga membuat kegiatan belajar di sejumlah sekolah terganggu.

Seperti di sekolah dasar negeri dua andir, kecamatan baleendah. Para siswa terpaksa diungsikan ke gedung sanggar kegiatan belajar, karena sekolah mereka terendam banjir.

Siswa pun tak sepenuhnya hadir untuk mengikuti kegiatan belajar. Hanya 150 dari 240 siswa yang hadir. Hal tersebut karena banyak siswa yang rumahnya terendam. Akses menuju lokasi belajar pun sulit ditempuh sebagian siswa.

Kegiatan belajar mengajar, dengan kondisi darurat membuat sejumlah siswa tidak merasa nyaman, serta sulit berkonsentrasi. Siawa berharap, dapat segera belajar seperti biasa, di sekolah mereka.

Pihak sekolah pun belum tahu sampai kapan anak didiknya belajar di tempat ini. Mereka berharap, banjir segera surut, sebingga kegiatan belajar mengajar berjalan normal kembali.

Rezytia Prasaja, Bandung TV.