Camat Cipanas Ditahan Kejaksaan Cianjur

204

Mantan kepala bagian Kesra Setda kabupaten Cianjur, Dadan Ahmad Muharam, resmi ditahan Kejaksaan Negeri Cianjur, Senin sore. Dadan yang saat ini menjabat camat Cipanas, disangkakan bertindak pidana korupsi bantuan sosial senilai satu koma tiga miliar rupiah, pada tahun anggaran 2011.

Dadan Ahmad Muharam dimasukan ke mobil tahanan Kejaksaan Negeri Cianjur, usai diperiksa selama lima jam, di ruang tindak pidana khusus, Senin sore. Kejaksaan menetapkan tersangka, setelah lebih dari tiga kali memeriksanya.

Dalam  pemeriksaan tahap dua kali ini, tersangka yang masih aktif menjabat camat Cipanas, terbukti korupsi dana bantuan sosial untuk bantuan masjid dan pesantren, yang merugikan uang negara sebesar satu koma tiga miliar rupiah.

Kepala seksi intelijen kejari kabupaten Cianjur, Agus Haryono mengatakan, saat ini tersangka dititipkan sementara di lapas kelas dua-B Cianjur, untuk mempermudah proses penuntutan di persidangan.

Modus yang dilakukan tersangka dalam perkara dugaan korupsi ini, yaitu mengajukan 37 proposal fiktif.  Yang artinya, kegiatan dalam proposal tersebut tidak ada, tetapi pencairan anggaran tercatat.

Selain itu, kejaksaan masih menyelidiki aliran dana korupsi ke orang penting di Pemkab Cianjur, dan akan dibuktikan dalam fakta persidangan.

Sementara itu, tersangka disangkakan melanggar pasal 2 juncto pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, yang diubah dan ditambah undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1999 juncto pasal 3.

Heri Setiawan, Bandung TV.