Korban Banjir Terus Padati Pengungsian

47

Ratusan warga korban banjir di kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang, terus memenuhi lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah. Bahkan, terdapat bayi yang baru berumur tiga minggu, ikut diungsikan bersama pengungsi lain.

tujuh ratus empat puluh satu warga korban banjir yang melanda kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang, memenuhi lokasi-lokasi pengungsian yang telah disediakan pemerintah daerah. Seluruh pengungsi korban banjir kabupaten Bandung ini, tersebar di tiga belas lokasi di tiga kecamatan.

Sejak tiga hari terakhir, di gedung inkanas, baleendah, terdapat empat puluh satu kepala keluarga, atau seratus dua puluh lima jiwa korban banjir yang mengungsi. Diantara ratusan pengungsi, terdapat dua bayi yang masih menyusui.

Menurut seorang pengungsi, Oyah Rohayah, dirinya datang ke posko pengungsian gedung Inkanas dari dua hari lalu. Di kampung andir, tempat tinggalnya digenangi banjir dengan ketinggian seratus lima puluh meter. Dirinya juga mengaku, bantuan bagi korban baniir di posko ini telah disalurkan.

Sementara itu, kepala pelaksana harian badan penanggulangan bencana daerah kabupaten Bandung, Akhamd Djohara menyampaikan, pihaknya masih terus berupaya mengevakuasi warga korban banjir untuk diungsikan.

Dirinya juga akan mengupayakan pemberian bantuan dan perhatian khusus untuk pengungsi yang masih balita dan bayi.

Jumlah pengungsi diperkirakan akan terus bertambah, mengingat intensitas hujan yang mengguyur wilayah Bandung dan sekitarnya masih tinggi.

Rezytia Prasaja, Bandung TV.