Perbankan Syariah Terus Membaik

66

BISNIS BANDUNG-  Industri  perbankan syariah Indonesia kini menunjukan  indikasi yang membaik, buktinya market share perbankan syariah mencapai 5,5 persen dari total pangsa pasar industri perbankan nasional.  Perkembangan  perbankan syariah yang terus tumbuh tersebut perlu terus didorong dengan pemahaman  masyarakat  tentang literasi keuangan syariah.

Oleh sebab itu, BNI Syariah  bersama wartawan  Bandung membentuk Jurnalis  Ekonomi Syariah (JES)  dalam menumbuh kembangkan ekonomi syariah di Indonesia, ungkap  Corporate BNI Syariah, Adjat Djatnika  dalam acara di Hotel Courtyard by Marriott  Bandung  bertajuk “Trend Perbankan Syariah 2018”  Kamis (15/2/).

BNI Syariah sebagai bagian  dari BNI Incorporated merupakan anak perusahaan  BNI diawali dari unit bisnis strategis  yang beroperasi sejak  April 2000, kemudian statusnya meningkat (spin off) menjadi Bank Umum Syariah (BUS) pada Juni 2010.

Hingga Desember 2017 telah memiliki aset Rp34 triliun dengan jumlah customer lebih 2,4 juta dan jaringan  sebanyak  349 outlet yang tersebar di tanah air ditambah lebih dari 1.400 syariah channeling  office (SCO) kantor  cabang BNI yang dapat melayani pembukaan rekening BNI syariah.

Saat ini aset BNI Syariah Cabang Bandung mencapai Rp 1,16 triliun dengan total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun sebesar Rp 1,15 trilun. BNI Syariah Cabang Bandung yang telah hadir sejak tahun 2001 memiliki 5 Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan 2 Kantor Kas serta 5 Kantor Cabang Mikro.

Kantor Cabang BNI Syariah Bandung ada di Jalan Buahbatu tapi dalam waktu dekat direlokasi ke tempat yang lebih strategis di Jalan Asia Afrika. BNI Syariah senantiasa jadi mitra yang Hasanah (Hasanah Banking Partner).

Ada pendampingan seluruh nasabah melalui layanan dan produk unggulan sejak lahir sampai mempersiapkan masa depan yang disebut Hasanah Way, misalnya tabungan BNI iB Hasanah, BNI Griya iB Hasanah, BNI iB Hasanah Card.

Perkembangan era digital dan financial technology, mendorong BNI Syariah untuk terus berinovasi dengan meluncurkan aplikasi Wakaf Hasanah, Hasanah Personal, dan Tapcash untuk pembayaran tol, kereta, commuterline, busway, parkir dan pembayaran lainnya yang bekerja sama dengan BNI.

Berkat kepercayaan seluruh mitra stakeholders, sampai dengan akhir 2017 BNI Syariah, memperoleh 50 penghargaan dari media dan berbagai institusi, termasuk kinerja terbaik 5 tahun beruntun dari Infobank.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Jabar, Hening Widyatmoko mengungkapkan  potensi pasar sebesar 4,7 juta warga Jabar perlu diberikan pemahaman terhadap masyarakat awam.

Dan saat ini ada jalur untuk mereportasikan khusus untuk ekonomi syariah. Ia berharap kehadiran JES dapat lebih masif menyampaikan tentang perbankan syariah yang sebenarnya.

Kepala Kantor OJK Regional 2 Jabar, Sarwono, menyambut baik adanya JES, mengingat jurnalis mempunyai pesan moril menyampaikan literasi keuangan syariah untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat.

Lebih-lebih saat ini literasi keuangan syariah di Indonesia masih rendah, yakni hanya sebesar 8,11 persen yang paham tentang syariah dan 11,06 persen yang menggunakan produk perbankan syariah.

JES merupakan  forum wartawan yang  senantiasa meliput tentang ekonomi syariah yang didirikan di  Rumah Jambu Luwuk, Bogor tahunm 2010.  Selain di Bandung, JES juga eksis di  Jakarta, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Semarang, Makassar, Palu, Banda Aceh dan Padang. (B-002)***