Butuh Sinegritas Antarprovinsi Terkait Ekonomi & Sumber Daya

83

BISNIS BANDUNG- Pemprov Jawa Barat menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) yang mengusung  tema “Kerja sama perdagangan antardaerah untuk penguatan ekonomi nasional” yang secara resmi dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo di Trans Luxury Hotel,  Gatot Subroto Kota Bandung, Rabu (21/2).

Di hadapan 33 gubernur seluruh Indonesia, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyoroti soal peta kebencanaan di seluruh Indonesia dan meminta  setiap provinsi dan kabupaten/kota harus memahami setiap potensi bencana di daerahnya.

“Setiap daerah harus mencermati dan memahami area rawan bencana,”  tegas Tjahjo.

Ia menyebut, pemerintah pusat dapat mengupayakan anggaran dan diskresi karena persoalan yang dialami setiap wilayah berbeda, semisal potensi banjir, longsor, kebakaran hutan dan lain sebagainya.

“Seperti di Bali dengan Gunung Agung atau Gunung Sinabung, di daerah harus memahami area bencana juga di Jabar banyak daerah gempa longsor. Potensi itu yang harus dicermati,” tuturnya.

Mendagri berharap ada sinergitas dan konektivitas dari setiap wilayah terkait potens ekonomi dan sumber daya, sehingga berbagai kebutuhan dapat dipenuhi dengan adanya saling pertukaran komoditas antar provinsi.

“Dalam  menentukan skala prioritas ada sinergi dan konektivitas sehingga saling keterkaitan. Masyarakat Jabar akan sulit makan daging kalau tidak dipasok 650 ekor lebih sapi dari Jatim, begitu  juga tekstil dari Jabar dikirim ke Jatim,” katanya.

Mendagri juga meminta kepada para kepala daerah agar mencermati isu-isu atau gejala-gejala yang bisa timbul yang dapat menganggu ketertiban dan keamanan jelang pilkada.

Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari , S.Sos, MM  mengatakan, terselenggaranya rakernas APPSI ini  dapat menghasilkan  kebijakan-kebijakan terkait dengan pemerintahan. Selain itu, juga dapat  menghasilkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan di daerah.

“Tentunya saya berharap dengan diselenggarakannya rakernas  APPSI ini dapat menghasilkan kebijakan baru dalam tatanan pemerintahan. Selain itu, saya menyambut baik rakernas APPSI ini agar dapat menghasilkan  kebijakan yang strategisi untuk Jawa Barat ” ujar Ineu.

Hal serupa ditambahkan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, H Syahrir, SE yang menyatakan  potensi daerah disetiap provinsi harus dikembangkan agar dapat menambah pendapatan daerahnya masing-masing.

Selain itu, potensi daerah yang ada bisa disinergikan antara satu sama  lainnya,  sehingga semua daerah saling mendukung perekenomian masing-masing  daerahnya.

“Potensi daerah seharusnya dapat saling mendukung, sehingga secara ekonomi juga dapat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,”  ucapnya.(B-002)***