Kasus Pemberi Rokok di Bunbin ke Orang Utan Tetap Diproses

67

BISNIS BANDUNG- Akhirnya pengunjung yang memberi rokok ke orang utan di Kebun Binatang Bandung berinisial DJ (27)  menyesal dan meminta maaf atas perbuatannya. “Saya menyesal dan minta maaf kepada manajemen dan warga  Kota Bandung dan pencinta hewan seluruh Indonesia,” ujar DJ  seorang pengunjung Bunbin di Mapolrestabes Bandung, pekan ini.

Ia tidak menyangka terdapat video yang merekam jelas aktifitasnya saat memberikan rokok ke orang utan. Ia pun tidak menyangka, video tersebut akan ramai diperbincangkan di media sosial. “Saya tahu dari tetangga kalau ada berita saya,” katanya.

Awalnya ia datang bersama anak dan istrinya untuk berlibur ke Kebun Binatang Bandung pada Minggu (4/3). Saat berada di kandang orang utan, dalam benaknya tak terbesit sedikitpun untuk melakukan hal yang tidak wajar tersebut.

Saat ia menyalakan rokok, orang utan yang melihat hal itu menjulurkan tangannya seolah meminta rokok kepada DJ.

“Dia (orang utan) menjulurkan tangannya kaya yang meminta. Refleks langsung nyalain rokok dan melempar,” kata dia.

Saat berita itu muncul diberbagai media massa, ia pun langsung berinisiatif untuk menanyakan kasus tersebut ke Polsek Cimahi dan diarahkan untuk mendatangi pihak kebun binatang.

“Saya sama istri dan anak datang ke kebun binatang, meminta maaf. Terus saya dibawa ke sini,” kata dia.

Ia mengaku sangat menyesali perbuatan tak terpujinya tersebut, serta akan menjadikan kasus ini sebagai pelajaran berharga terutama dalam menjaga keberadaan satwa khususnya yang dilindungi.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, perbuatan DJ telah melanggar Pasal 302 KUHP tentang penganiyaan terhadap satwa dan diancam hukuman tiga bulan penjara.

Meski pelaku telah menyerahkan diri dan kasus tetap berlanjut, namun status DJ tidak akan ditahan.

Jaga sikap

Sementara itu, Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari menyesalkan perilaku pengunjung yang memberikan rokok kepada orang utan di Kebun Binatang Bandung.

“Kami sangat menyesalkan perilaku salah seorang pengunjung yang melemparkan rokok ke orang utan di Kebun Binatang Bandung,” katanya kepada pers.

Ia mengatakan seharusnya setiap pengunjung bisa menjaga sikapnya dan mematuhi segala peraturan yang diterapkan pengelola saat berkunjung ke Kebun Binatang yang dikelola Yayasan Margasatwa Tamansari Bandung tersebut.

“Coba cek di setiap kandang satwa yang ada di Kebun Binatang, pasti ada papan pengumungan yang berisi sejumlah aturan dari pengelola. Nah itu harus ditaati oleh semua pengunjung,” kata dia.

Dengan menaati seluruh aturan yang diterapkan oleh pengelolaan Kebun Binatang Bandung, lanjut Ineu, maka hal tersebut sama dengan menjaga kelestarian seluruh satwa yang ada di sana.

“Saya harap kasus ini ke depannya tidak terjadi lagi, harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Terlebih kasus pengunjung memberi rokok orang utan ini sudah viral di media sosial dan jadi sorotan publik,” katanya.(B-002)***