PEMKAB Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

28

Pemerintah kabupaten Bandung, menetapkan status tanggap darurat bencana, dari sebelumnya siaga bencana alam. Hal tersebut, di tetapkan pemerintah kabupaten Bandung, setelah melakukan koordinasi dengan beberapa instansi terkait. Tanggap darurat bencana, ditetapkan dari tanggal 16 maret, hngga 21 maret 2018.

Setelah tiga pekan lebih dilanda banjir, yang merendam beberapa wilayah di kabupaten Bandung, jawa barat. Kini hampir semua wilayah yang sebelumnya terendam banjir tersebut, sudah mulai surut.

Namun, meski sudah berangsur surut, berdasarkan dari data badan penanggulangan bencana daerah kabupaten Bandung, masih ada 2000 warga yang masih menempati beberapa posko pengungsian, di tiga kecamatan baleendah, dayeuhkolot, dan bojongsoang.

Warga memilih bertahan di posko pengungsian, selain karena masih adanya genangan air di tempat tinggalnya, warga pun masih merasa takut, banjir besar akan merendam kembali pemukiman mereka.

Pemerintah kabupaten Bandung, kini sudah menaikan status siaga bencana, menjadi tanggap darurat bencana alam, terhitung dari mulai tanggal 16 maret, hingga 21 maret 2018.

Ditetapkan status tanggap darurat bencana alam, setelah melihat dari data yang dilansir bmkg, jika awan tebal masih akan menutupi wilayah kabupaten Bandung, hingga bulan mei mendatang.

Dengan ditetapkannya status tanggap darurat bencana alam ini, pemerintah kabupaten Bandung pun, kini sudah membangun beberapa dapur umum bagi para pengungsi.

Diharapkan. Dengan tanggap darurat bencana alam ini, bisa meminimalisir korban bencana alam, yang melanda beberapa wilayah di kabupaten Bandung.

Rezytia prasaja , Bandung TV.