Tenaga Lepas Dorong Produktivitas Pertanian

68

BISNIS BANDUNG-  Pada tahun ini  ditargetkan  200 ribu hektare lahan untuk ditanami kedelai.  Namun kenyataaannya pegawai  yang berstatus PNS hanya sedikit sehingga membutuhkan bantuan dari tenaga harian lepas (THL).

Peran strategis tenaga harian lepas sangat dibutuhkan.  Bahkan,  kehadiran  THL  tersebut dapat mendorong produktivitas pertanian di Jawa Barat.

“Mereka yang langsung bersentuhan dengan para petani  di Jabar . Untuk meningkatkan produktivitas pertanian dibutuhkan tenaga penyuluh, mereka butuh bimbingan,” tutur Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Didi Sukardi, usai menghadiri  rapar kerja wilayah THL di kawasan  Lembang Kab.Bandung Barat, baru-baru ini.

Didi menilai peran Tenaga Harian Lepas (THL) sangat berkontribusi bagi kelangsungan sektor pertanian di Jawa Barat.

“Kini mereka  merumuskan langkah-langkah untuk memperbaiki kinerjanya,” ujar Didi seraya menambahkan  Rakerwil THL tersebut dilaksanakan dalam upaya merumuskan program yang membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat khususnya di sektor pertanian.

Sejauh ini Pemprov Jabar  telah mengangkat kurang lebih seribu orang THL. Kontraknya telah diperbaharui  beberapa waktu lalu.

Ia  berharap kepada seluruh THL dapat bekerja dengan serius, dan professional untuk meningkatkan sektor pertanian di Jabar. Walupun dari segi kesejahteraan masih belum sesuai dengan harapan mereka.

Sementara itu Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman dan Holtikultura Provinsi Jabar, Eti Mulyati, menjelaskan  terkait dengan adanya rencana swasembada kedelai pada tahun ini oleh Pemprov Jabar. Lahan seluas 200.000 hektare telah disiapkan oleh Pemprov Jabar guna mendukung rencana tersebut.

“Untuk mencapai target tersebut perlu dukungan dari semua pihak termasuk pengawalan dan pendampingan dari rekan tenaga harian lepas,” ujarnya.

Ia mengatakan,  saat ini dengan melihat potensi kedelai di Jabar ini dapat bersaing dengan komoditas lainnya, seperti jagung. Untuk itu menurut  Eti rencana program swasembada kedelai ini harus melibatkan para tenaga harian lepas .

“Kami sudah mempunyai data untuk setiap kabupaten yang mempunyai program kedelai, tentunya program ini harus di kawal oleh teman-teman penyuluh, “ucapnya.(B-002)***