11 Orang Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

40

Sebelas warga Cicalengka kabupaten Bandung, meregang nyawa usai berpesta miras oplosan Jumat malam, di dua titik berbeda.

Hingga Minggu siang, sepuluh orang masih dirawat intensif di ruang IGD RSUD Cicalengka, satu orang dirujuk ke RSHS Bandung, dan lima orang diperbolehkan pulang. Polisi masih mendalami kasus kematian sejumlah warga akibat miras oplosan tersebut.

Sebelas warga Cicalengka kabupaten Bandung, meregang nyawa usai berpesta minuman keras oplosan Jumat malam, di dua titik berbeda di Cicalengka. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, para korban merasa mual dan panas di dalam perut, akibat mengkonsumsi miras oplosan.

Total korban yang berpesta miras Jumat malam lalu, di dua titik berbeda, berjumlah dua puluh tujuh orang, satu diantaranya wanita. Korban tewas awalnya hanya berjumlah tiga orang pada Minggu pagi. Namun, hingga Minggu siang, korban terus bertambah menjadi sebelas orang.

Hingga Minggu siang, sepuluh korban masih dirawat intensif di ruang instalasi gawat darurat RSUD Cicalengka, satu orang dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin kota Bandung, dan lima orang diperbolehkan pulang. Sepuluh korban yang dirawat, Tengah dalam keadaan kritis.

Bahkan, salah satu warga yang telat dilarikan ke rumah sakit, tewas setelah sampai di ruang IGD RSUD Cicalengka. Keluarga pun tak kuasa menahan tangis. Bahkan, satu diantaranya jatuh pingsan.

Humas RSUD Cicalengka, Evi Sukmawati memastikan, hingga Minggu siang, sebelas dari dua puluh tujuh korban, meninggal dunia. Pihaknya juga masih mendata jumlah korban yang berpesta miras, karena kemungkinan terus bertambah.

Setelah diperiksa, miras oplosan yang dikonsumsi korban mengandung alkohol konsentrat tinggi, dan zat berbahaya lainnya.

Kapolres Bandung sempat menjenguk korban selamat di ruang IGD RSUD cdicalengka. Setelah mendata lengkap, kepolisian akan menyelidiki asal mula miras oplosan yang dikonsumsi para korban, dan meneliti kandungan di dalamnya.

Rezytia Prasaja, Bandung TV.