Polisi Terus Dalami Kasus Miras Oplosan

182

Guna memastikan penyebab korban meninggal akibat miras oplosan, pihak kepolisian resor bandung mendalami kasus dengan memeriksa empat saksi, yang merupakan pegawai toko minuman keras.

Hingga Senin siang, jumlah korban meninggal akibat miras oplosan sudah mencapai tiga puluh orang.

Hingga Senin siang, korban meninggal akibat meminum minuman keras oplosan, di rsud cicalengka, kabupaten Bandung, terus bertambah. Dari data yang dilansir pihak rumah sakit, korban meninggal yang sebelumnya hanya enam belas orang, kini bertambah menjadi tiga puluh orang.

Selain korban meninggal, pihak rumah sakit juga memberi data, jumlah korban yang masih dirawat secara intensif sebanyak 17 orang.

Sementara itu, kepolisian resor bandung terus mendalami kasus banyaknya korban jiwa yang berjatuhan akibat miras oplosan ini, dengan memeriksa empat saksi, yang merupakan pegawai toko yang diduga menjual miras oplosan.

Selain memeriksa empat saksi, polisi juga akan terus mencari pemilik toko miras, yang hingga kini belum bisa memenuhi panggilan dari kepolisian.

Rencananya, kepolisian juga akan berupaya mendekati keluarga korban, agar bisa lebih mendalami kasus banyaknya korban meninggal akibat miras oplosan, melalui otopsi.

Rezytia Prasaja, Bandung TV.