Jalan Lingkar Tanjakan Emen Minimalkan Kecelakaan Lalin

247

BISNIS BANDUNG- Pembangunan jalan lingkar di Tanjakan Emen Kabupaten Subang dapat meminimalkan kecelakaan lalu lintas di jalur itu.
“Rencana pembangunan jalan lingkar di Tanjakan Emen kami mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya,” kata Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari usai melakukan pemantauan langsung ke Tanjakan Aman beberapa waktu lalu.

Menurut Ineu,  ada beberapa hal yang menjadi catatan dan perhatian DPRD Provinsi Jawa Barat seiring maraknya kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut hingga merenggut banyak korban jiwa.

“Kami melihat di situ sudah ada antisipasi yang telah dilakukan pemerintah provinsi dalam hal ini Dinas Bina Marga yang membangun escape way walaupun masih 300 meter tapi saya yakin ini salah satu cara untuk meminimalkan kecelakaan,” tuturnya.

Terkait persiapan rencana pembangunan jalur lingkar Ineu mengatakan, hingga sampai saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga sudah mempersiapkan lahan untuk jalur lingkar tersebut.

Rencananya jalur lingkar sepanjang 7 kilometer tersebut akan mulai dibangun pada tahun 2019.

“Akan segera dibangun Insya Allah tahun 2019, panjangnya tujuh kilometer bisa digunakan sebagai jalan anternatif dan bisa meminimalisir kecelakaan yang sering terjadi di tanjakan aman? ujar Ineu.

Selain itu, politisi perempuan dari Fraksi PDIP DPRD Jawa Barat ini juga menyoroti pemeliharaan jalan di wilayah Kabupaten Subang yang terus dilakukan pemantauan dan pemeliharaan secara serius.

Jalur yang menghubungkan Kabupaten Subang dengan Kabupaten Bandung Barat ini merupakan salah satu jalur aktif dan banyak dilalui oleh kendaraan.

“Kami jug amelihat pemeliharaan-pemeliharaan jalan yang terdapat di sekitar wilayah Kabupaten Subang yang aktif dan banyak dilalui oleh kendaraan, karena jalannya banyak tikungan tajam dan tanjakan maka perlu ada perhatian,” katanya.

Ia  mengapresiasi respon cepat yang telah dilakukan oleh Dinas Bina Marga dalam penanganan insiden kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di Tanjakan Aman.

Tol Bocimi

DPRD Jabar pun optimistis keberadaan Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) yang saat ini pembangunannya sedang dikebut oleh pemerintah bisa memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah daerah, khususnya Bogor dan Sukabumi.

“Selain bisa memangkas waktu tempuh antara Bogor dan Sukabumi, kami optimistis Tol Bocomi ini nantinya bisa memacu pertumbuhan ekonomi,” kata Ineu Purwadewi Sundari.

Keberadaan Tol Bocimi nantinya akan berdampak langsung pada kelancaran arus barang maupun jasa dari Kota Bogor-Ciawi-dan Kota Sukabumi maupun sebaliknya. Hal tersebut, tentunya akan menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal lebih banyak lagi di Kota Bogor dan Sukabumi.

“Jarak antara Bogor dan Sukabumi itu dekat namun karena kemacetan di sana waktu tempuh antara dua daerah tersebut menjadi lama. Kalau tidak salah, dengan adanya Tol Bocomi ini jarak antara Bogor ke Sukabumi ini bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih satu jam,” ungkapnya.

Ineu juga mengapresiasi perhatian dari Presiden Joko Widodo terhadap pembangunan infrastruktur di Provinsi Jawa Barat salah satunya Tol Bocomi.(B-002)***