50 Wartawan Ikuti Vokasi Wirausaha

76

BISNIS BANDUNG-  Sebanyak  50 wartawan media  cetak dan elektronik mengikuti vokasi kewirausahaan yang  diadakan  PT Pos Indonesia (Persero) kerjasama dengan  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Graha Pos Indonesia, Kamis (12/4).

Pelatihan bisnis bagi jurnalis itu diharapkan  dapat mendapatkan akses maupun tambahan informasi dan pengetahuan guna mengatualisasikan diri, khususnya bidang wirausaha.

Dan  pelatihan  ini merupakan kelanjutan dari sinergi antara Kementerian BUMN dengan PWI Pusat serta MoU  yang ditandatangani pada Hari Pers Nasional (HPN) 2018 pada 8 Februari 2018 di Padang.

“Aktivitas ini sebagai upaya dari peran sinergi BUMN meningkatkan pengetahuan kewirausahaan bagi wartawan Indonesia. Pelatihan vokasi kepada  100 wartawan kali ini diselenggarakan di Bandung dan Yogyakarta masing-masing 50 wartawan,” kata Sasongko Tedjo Plt Ketua Umum PWI Pusat.

Acara dibuka dengan welcome speech  oleh Sasongko Tedjo selaku Plt Ketua Umum PWI Pusat, dihadiri  Direktur PT Pos Indonesia (Persero), Gilarsi Wahyu Setijono  dan pengurus  PWI Jawa Barat dan Bandung.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Gilarsi W.Sutijono  mengungkapkan  menghadapi transaksi belanja daring yang tengah mewabah, pihaknya  sudah menyiapkan strategi yang pada intinya  memberikan respons aktif dan inofatif.

PT Pos yang merupakan salah satu  perusahaan pelat merah  tertua, tidak bisa tinggal diam dengan persaingan digital, sebab bermental konvensional akan tersapu oleh gelombang yang tengah mengubah wajah persaingan industri.

“PT Pos Indonesia  dan wartawan  mainstreem nasibnya sama  menghadapadi persaingan digital yang marak dan bergerak cepat,” katanya.

Sementara itu, Perry Tristanto sebagai pelaku bisnis dan penggiat kewirasuhaan di Bandung menjadi  pembicara yang memaparkan pengalaman bisnisnya.

Ia berbicara  lugas  dengan gayanya yang khas, bahkan  tidak segan-seban berujar bahwa capaian keberhasilan bisnisnya karena tulisan wartawan yang memojokkannya.

“Saya kerap dipojokkan oleh wartawan, karena akibat  geliat bisnis saya lalulintas menjadi macet. Tapi itulah yang membesarkan  perkembangan usaha saya,” kata pengusaha  sukses Faktory Outlet Kota Bandung.

Menurut  Chief Executive Officer  (CEO)  Perisai Group Perry Tristianto, ia  meniti usahanya dari  berjualan kaos bergambar seniman hingga dikenal sebagai Raja FO alias Factory Outlet.  Dia juga memiliki sejumlah  area rekreasi  seperti Rumah Sosis, De’Ranch, Floating Market, dan Tahu Susu Lembang.

Kemudian, perusahaannya  juga membawahi beberapa factory outlet (FO) ternama seperti The Secret, The Summit, Summit Boutique Outlet, Formen Galeri Lelaki, Samaya Hijab Store, dan Aamani.

Satu hal penting yang dia pelajari bahwa Bandung sudah menjadi kota destinasi wisata. Oleh karena itu, ia berupaya menjaring besarnya potensi pasar dari turisme, meski  pasar serupa tentunya  banyak dibidik pengusaha lain.

Pembicara lainnya Hariantara Prayudha yang memberikan materi tentang digital marketing dan Mochamad Atie selaku manajer agen pos pada proyek pengembangan sales PT Pos Indonesia mengenai bagaimana bisnis agen pos.

Dimunculkan pula testimoni dari Pajar Gustaman seorang pelaku bisnis agen pos terbaik. (B-002)***