Curug Batu Templek Lempengan Batu yang Eksotis

137

Kawasan Bandung Timur tidak begitu jauh dari pusat Kota Bandung,hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 menit saja untuk mencapainya.Selain kawasan pemukiman penduduk,Bandung Timur menyimpan pesona wisata alam cukup menjanjikan.

Di seputaran kaki Gunung Manglayang sudah sejak lama terdapat beberapa destinasi wisata alam.

Destinasi yang kita kunjungi dikenal dengan nama Curug Batu Templek.Secara administratif daerah ini berada di wilayah Desa Cikadut,Kecamatan Cimenyan,Kabupaten Bandung.

Untuk mencapai lokasi ini relatif cukup mudah,aksebilitas jalan sudah bagus. Dari pusat kota Bandung arahkan kemudi menuju kawasan Pasir Impun, berbelok dari depan Pesantren Sukamiskin ke arah utara.

Sesampainya daerah Pasir Impun tinggal mengikuti arah saja,lokasi curug tidak begitu jauh dari jalan masuk ke Pasir Impun, kurang lebih tiga kilometer

.Pengelolaan kawasan wisata ini dilakukan oleh warga sekitar,dengan harga tiket masuk hanya Rp 5 .000/orang , ditambah retribusi parkir kendaraan Rp 5.000.

Bagi para pelancong yang tidak membawa kendaraan  tidak perlu khawatir,untuk mencapai lokasi bisa mengunakan ojek dari pangkalan Pasir Impun/Sukamiskin.

Pemandangan alam dari tempat ini terutama susunan dan warna tebing bebatuannya yang kekuning-kuningan menjadi nilai eksotisme tersendiri.

Jenis batu yang ada di tebing ini adalah bebatuan metamorf, yang terbentuk karena faktor perubahan tekanan udara dengan suhu yang tinggi di dalam perut bumi.

Sementara kenapa batu di sini dinamakan batu templek, itu dikarenakan jenis batunya menyerupai lempengan yang tipis.

Aktivitas yang bisa dilakukan oleh pelancong selain menikmati panorama indah, juga mengabadikan visual lansekap  menggunakan lensa kamera  foto maupun video.

Aktivitas ini sangat populer pada saat sekarang,sehingga Curug Batu Templek pun terkena imbasnya.Kawasan Curug Ini menjadi populer di sosial media sebagai salah satu spot  untuk berswafoto terutama bagi kalangan anak muda.

Para pelancong biasa mengunjungi tempat ini di akhir pekan,sedangkan pada hari hari biasa hanya terlihat beberapa orang saja.

Fasilitas lainnya di kawasan ini belum terlalu lengkap,untuk urusan makan dan minum para pelancong bisa membelinya pada warga sekitar yang menjual aneka makanan dan minuman di warung warung sederhana.

Selain populer di kalangan anak muda,destinasi wisata alam ini cukup dikenal juga oleh para pehobi petualangan baik itu bersepeda maupun motor trail.Para pehobi ini setelah melibas trek diseputaran kawasan Bandung Timur,biasanya beristirahat di kawasan curug tersebut.

Sebagaimana diketahui kawasan perbukitan Bandung Timur sudah sejak lama memiliki trek- trek cukup menantang untuk para pehobi aktivitas petualangan baik roda dua maupun roda empat. (E-001) ***