Mesin Parkir Tak Efektif, Pemkot Hamburkan Uang Negara

78

Hampir dua tahun pasca peluncuran, operasional mesin parkir milik pemerintah kota Bandung melalui dinas perhubungan kota tidak berjalan. Setidaknya empat ratus lima puluh lima mesin parkir di kota Bandung, tidak berjalan efektif.

Sudah hampir dua tahun sejak pemasangan oleh Dinas Perhubungan kota Bandung, mesin parkir yang tersebar di sejumlah titik jalan di kota bandung tidak beroperasi. Empat ratus lima puluh lima mesin parkir terbengkalai, dan hanya dijadikan pajangan.

Penarikan retribusi melalui mesin parkir belum optimal, bahkan umumnya masih menggunakan sistem penarikan melalui juru parkir. Imbasnya, parkir liar di kota Bandung masih mendominasi, dan bisa mengganggu lalu lintas.

Menurut anggota komisi B dewan perwakilan rakyat daerah kota Bandung, Al Haddad, mesin parkir yang dibeli dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah, lost potensi sebesar 80 miliar rupiah.

Mesin tersebut justru tidak bisa memberikan pendapatan lebih baik untuk kota Bandung, yang tadinya 135 miliar rupiah pertahun, hanya terealisasi lima miliar rupiah.

Pihak DPRD kota Bandung pun akan secepatnya memanggil pemerintah kota Bandung bersama dinas perhubungan, untuk mrminta keterangan terkait permasalahan tidak berjalannya mesin parkir, karena memboroskan anggaran negara.

Yuwana Kurniawan, Bandung TV.