Ketua DPRD dan Kapolda Jabar Pantau Harga Pasar Tradisional

74

BISNIS BANDUNG- Menjelang  bulan suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat beserta Kapolda Jawa Barat serta  jajarannya melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak)  ke pasar-pasar  tradisional di wilayah Kota Bandung untuk mengetahui  stabilitas harga-harga di pasar tradisional.

Kunjungannya ke pasar tradisional, menurut Ketua DPRD  Jabar guna  mengetahui harga pasar dalam  rangka menghadapi bulan suci Ramadhan apakah ada lonjakan atau tidak.

Selain itu, untuk mencegah agar tidak terjadi penimbunan bahan kebutuhan pokok dan permintaan barang yang diprediksikan akan melonjak  jelang bulan puasa mendatang.

“Kami memantau secara langsung stabilitas harga-harga di pasar tradisional. Tentu ini akan terus dilakukan hingga nanti menjelang Idul  Fitri 1439 H,” ujar Ineu seusai Sidak di Pasar Sederhana, Bandung,  Rabu pekan ini.

Ineu menegaskan, dari inetraksi dengan para pedagang  di pasar tersebut, belum ada kenaikan harga-harga yang  signifikan. Pasalnya pasokan dan kebutuhan pasar masih relatif seimbang.

“Sejauh ini berdasarkan pantauan di lapangan harga masih stabil, bahkan  ada penurunan harga seperti cabe rawit dan bawang putih,” katanya.

Sidak tersebut diawali dari pukul 05.30 WIB dari Pasar Sederhana  Sukajadi dan berakhir  di Pasar Kosambi Kota Bandung.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan  sidak   dilakukan di pasar Sederhana guna memantau harga-harga  kebutuhan pokok di pasar.

Di pasar tersebut harga kebutuhan pokok  terbilang masih normal, namun ada beberapa kebutuhan pokok seperti harga  ayam, cabai jenis Tanjung, harga telur kerap kali mengalami kenaikan  harga yang relatif tinggi lonjakannya.

“Hingga saat ini belum ada lonjakan harga yang berarti, artinya masih relatif stabil untuk kebutuhan pokoknya,” ujar Agung.

Dia  menyatakan polisi turun tangan untuk mengantisipasi harga  kebutuhan pokok tersebut karena hal tersebut akan berpengaruh pada  keresahan dan ketidakstabilan kamtibmas di tengah-tengah masyarakat.

“Ingin memantu secara langsung karena sebentar lagi libur panjang jadi kebutuhan masyarakat meningkat, namun harga-harga masih relatif normal,”  kata Agung setelah sidak.

Ia masih memaklumi meski ada beberapa bahan pokok yang naik harganya, namun kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan sehingga masih terkendali.

“Intinya terhadap harga-harga yang naik yang masih relatif normal  sejalan  mekanisme pasar,” ucapnya.(B-002)***