KPU dan BAWASLU Nyatakan Asyik Langgar Aturan Debat

73

Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat, akhirnya datang memenuhi panggilan badan pengawas pemilu atau BAWASLU JABAR, terkait dugaan pelanggaran oleh paslon gubernur dan wakil gubernur JABAR nomor urut tiga, asyik.

Saat debat kedua di Kampus UI Depok, senin malam. KPU dan BAWASLU menyatakan, paslon asyik melanggar tata tertib debat, yang sebelumnya telah disepakati secara bersama.

Ketua KPU JABAR, Yayat Hidayat, datang ke kantor BAWASLU JABAR, kamis petang. Ia pun langsung memasuki ruangan ketua BAWASLU, yang saat itu sudah menantinya dengan beberapa anggota BAWASLU lainnya.

Ketua KPU JABAR, Yayat Hidayat mengaku kecolongan, dengan pernyataan dan pembentangan kaos bertuliskan 2019 ganti Presiden.

Pihak KPU JABAR dengan semua tim pemenangan paslon, sudah menyepakati tidak akan membawa alat peraga, selain yang berhubungan dengan tema debat malam itu. Yayat menyatakan, yang dilakukan paslon asyik telah melanggar aturan debat pilgub.

Sementara itu, menurut ketua BAWASLU JABAR harminus koto, setelah bertemu dengan ketua KPU, pihaknya menyatakan paslon asyik telah melanggar peraturan dan tata tertib yang telah disepakati bersama, antara KPU dan tim kampanye para paslon. Pelanggaran tersebut diantaranya, membawa alat peraga selain yang telah disepakati.

Usai pertemuan, pihak BAWASLU memberikan surat rekomendasi kepada KPU JABAR, tentang bentuk pelanggaran yang dilakukan paslon asyik, dan selanjutnya akan ditindaklanjuti KPU JABAR selama setidaknya tujuh hari, termasuk sanksi yang akan diberikan.

Yuwana kurniawan, Bandung TV.