Bulan Suci Ramadhan 1439 H dan Entrepreneurial Mindset Pelaku UMKM Jabar, Dr. Meriza Hendri, SIP, MM

76

Minggu ketiga bulan Mei 2018 ini, tepatnya mulai tanggal 17 Mei 218, umat muslim mulai menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadhan 1439 H yang nota bene adalah bulan suci.

Setiap umat muslim akan mencurahkan seluruh tenaga dan fikiran serta waktunya untuk meningkatkan ibadah yang benar-benar menjadi harapan setiap tahun.

Tentu yang menjadi point nya adalah bagaimana bisa beribadah semaksimal mungkin, mulai dari ibadah puasa, berzikir, membaca Alqur’an serta sholat tarawih dan juga sholat tahajud.

Ibadah ini adalah ibadah yang sangat utama bagi umat muslim dan tentunya diharapkan dapat dijalankan secara khusu’.

Meskipun beberapa hari sebelum memasuki bulan suci ramadhan ini, bangsa Indonesia menghadapi ancaman dari serangan teroris yang sudah menghancurkan perdamaian yang ada di bangsa ini.

Sebagai seorang entrepreneur muslim, tentu hal ini tidak bisa dielakkan lagi karena juga menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah selama bulan suci ramadhan ini ditengah peluang bisnis yang pastinya juga menjadi hal yang penting bagi bisnis para entrepreneur.

Bulan suci Ramadhan memberikan peluang bagi bisnis kuliner, fashion dan bahkan juga tour and travel. Tentu juga ada bisnis-bisnis yang melekat dan berhubungan dengan bulan suci Ramadhan dan syawal atau yang lebih dikenal dengan hari raya Iedul Fitri.

Peluang yang datang dari bulan suci Ramadhan ini harus dilihat secara hati-hati oleh para entrepreneur muslim karena jangan sampai fokus kepada peluang bisnis tetapi tidak menjaga keseimbangan dengan ibadah kepada Allah SWT.

Sejatinya, para entrepreneur harus bisa meningkatkan ibadah selama bulan ramadhan ini dengan tujuan agar penguatan diri dan bisnis dapat dicapai ditengah perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat dan kalau tidak bisa menyikapi dengan baik, maka diri akan ikut gelombang perubahan tersebut.

Salah satu hal yang sangat relevan dengan peningkatan ibadah ini adalah entrepreneurial mindset atau mental kewirausahaan yang dimiliki oleh para entrepreneur.

Hal ini berhubungan dengan bagaimana pola pikir atau sikap mental yang dimiliki seorang entrepreneur dalam menjalankan bisnis.

sikap mental ini terdiri dari visi dalam menjalankan bisnis, bagaimana melihat dan mengelola peluang, kreatif dan inovatif dalam menyelesaikan masalah, kecepatan dalam membuat keputusan dan bertindak, berorientasi pada konsumen dan pertumbuhan usaha, mengelola resiko dan yang terakhir adalah bagaimana berbisnis itu sebagai sebuah ibadah.

Hal ini menggambarkan bahwa sejatinya seorang entrepreneur yang sukses tersebut tidak hanya fokus kepada mencari uang atau create money tetapi juga harus bisa menciptakan nilai atau create value.

Khususnya bagi diri sendiri yaitu berupa ibadah kepada Allah SWT sebagai pencipta setiap manusia dan para entrepreneur. Keseimbangan untuk menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadhan ini menjadi salah satu kunci sukses para entrepreneur.

Coba para entrepreneur ingat lagi bagaimana kesibukan dan fokus selama sebelas bulan menjalankan bisnis, bahkan jam kerja normal juga sudah seringkali di lewati. Artinya, sudah sebelas bulan fokus dengan bisnis.

Apakah hanya beribadah di bulan Ramadhan tidak bisa dioptimasi? Ini perlu dijawab oleh entrepreneur, khususnya entrepreneur muslim.

Oleh karena itu, sudah menjadi hal yang sangat penting bagi entrepreneur untuk membagi waktu, fikiran dan tenaga dalam hal peningkatan ibadah selama bulan suci Ramadhan ini agar terjadi keseimbangan bisnis dan ibadah.

Pada akhirnya, dapat meningkatkan entrepreneurial mindset setiap entrepreneur di Jawa Barat untuk mencapai sustainable competitive advantage dan berkinerja bisnis yang tinggi.

Selamat menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1439 H bagi para entrepeneur muslim di Jabar.

Penulis adalah Direktur PT Strabiz Manajemen Bandung, Dosen Magister Manajemen Univ. Widyatama dan Ketua Tim Sinergitas ABCGM untuk UMKM Jabar Naik Kelas.