Tol Cisumdawu Dipastikan Belum Dapat Dilalui

72

Terowongan tol Cisumdawu yang berlokasi di Pamulihan kabupatén Sumedang, dipastikan belum dapat dilalui sebagai jalur alternatif pada arus mudik 2018. Hal tersebut lantaran, proses pembangunan tunnel yang masih berlangsung dan ditargetkan rampung akhir 2018.

Berbeda dengan sejumlah ruas tol di wilayah lain yang dapat dioperasikan pada arus mudik 2018, tol Cisumdawu dengan terowongan pertama di Indonesia, belum dapat dilalui sebagai jalur utama maupun sebagai alternatif pada arus mudik lebaran kali ini. Hal tersebut karena, proses pembangunan trowongan tol, masih terus berlangsung.

Hal tersebut disampaikan kapolres Sumedang, Akbp Hartoyo, saat memeriksa jalur mudik di wilayah sumedang, salah satunya tol Cisumdawu.

Menurutnya, jalan tol Cisumdawu yang sebelumnya disebut sebagai pengurai kepadatan di jalur selatan Nagreg, belum layak dilalui saat arus mudik lebaran.

Jika kepadatan di jalur selatan Cileunyi hingga Nagreg terjadi, kendaraan pemudik akan diurai dan dialihkan menuju Jatinangor ke pamulihan  dan Parakan Muncang, hingga kembali keluar ke jalur Nagreg.

Sementara itu, berdasarkan data terakhir, dari panjang total 472 meter terowongan tol Cisumdawu, tunnel kiri sudah mencapai 333 meter atau selesai 70 koma 55 persen.

Sedangkan tunnel kanan sudah mencapai 257 meter atau 54 koma 45 persen. Kedua tunnel ditargetkan rampung pada akhir 2018.

Diki Guntara, BandungTV.