Desa Sajuta Batu, Gunung Batu Terbesar di Indonesia

156

Obyek Wisata Desa Sajuta Batu di Tegalwaru Purwakarta Jawa Barat merupakan salah satu tempat wisata di daerah Pasanggrahan, Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta.

Pasanggrahan terletak di bagian utara Kecamatan Tegalwaru yang jaraknya sekitar 9 km  atau sekitar 29 km dari pusat kota Purwakarta , jarak dari Bandung 79 km, dan dari Jakarta  sekitar 120 km.

Obyek Wisata Desa Sajuta Batu di Tegalwaru Purwakarta Jawa Barat memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Obyek wisata ini dapat dijadikan pilihan liburan bersama keluarga untuk menikmati suasana perdesaan yang alami dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Desa Wisata Sajuta Batu merupakan salah satu dari banyak pilihan objek wisata yang ada di daerah Purwakarta.

Desa wisata ini menawarkan banyak pilihan kegiatan wisata, tidak hanya menyajikan pemandangan pegunungan, tetapi juga lahan perkebunanan dan pertanian, selain  banyak batuan alam yang terdapat di desa ini dari yang berukuran kecil sampai yang besar masih utuh berbentuk gunung setinggi 900 meter.

Gunung batu ini bahkan disebut sebagai gunung batu andesit terbesar di Indonesia yang disebut Gunung Parang dan merupakan spot yang sangat dicari-cari  para rock climbing dan  via ferrata.

Obyek Wisata Desa Sajuta Batu di Tegalwaru memiliki fasilitas penunjang wisata lengkap mulai dari sarana penginapan,lahan parkir, tempat ibadah serta penjual makanan dan minuman.

Daya tarik lainnya di desa ini ialah  situs telapak kaki Jonggrang Kalapiitung, Kamung Batu Buyung, Curug Tamiang, Goa Bolong, Cilangohar, petilasan Raden Surya Kencana, menikmati kuliner kopi bambu, sawah terasering (saung serang), melihat kerajinan kirai dan kerajinan kolotok.

Suasana pedesaan yang asri dan penduduk kampung yang ramah dan lugu membuat anda merasa betah berada di desa ini dan ingin kembali lagi untuk menikmati suasana di pedesaan ini.

Bagi anda yang suka foto-foto juga tidak akan kecewa dengan hasil jepretan dengan latar belakang alam di desa ini.Pemerintah Kkabupaten Purwakarta mendorong masyarakat desa Pasangrahan untuk terus mengembangkan potensi wisata di kawasan ini.

Para pelancong mulai ramai mengunjungi kawasan ini setiap akhir pekan serta masa liburan,selain pelancong dari sekitar Purwakarta , juga dari luar daerah Purwakarta. Kemajuan teknologi internet turut mempengaruhi kepopuleran destinasi wisata ini.

Bagi para petualang kawasan ini sudah lama dikenal sebagai salah satu sopt rock climbing di Indonesia,oleh karena itu mayoritas pelancong berasal dari kalangan petualang.

Namun dengan ditemukannya objek objek wisata lain, seperti atraksi wisata berbasis kearifan lokal , para pelancong pun datang dari berbagai kalangan baik tua maupun muda.

Pemerintah setempat beserta masyarakat optimis kedepannya desa wisata ini akan terus berkembang dan menghasilkan dampak postif bagi masyarakat terutama dalam sektor perekonomian. (E-001) ***