HELLSHOW 2018 KILLCHESTRA DAHSYAT !

13

Bila kita simak  grup band Burgerkill, yang merupakan salahsatu band metal terbesar di Indonesia yang selalu inovatif dalam karya dan pergerakannya .

Setelah lama berdiskusi, untuk ide proses rekaman Burgerkill dalam format orchestra, akhirnya muncul dan direalisasikan dari hasil komunikasi dan kerjasama antara DjarumCoklatDotCom (DCDC) dan Burgerkill, sehingga berkelanjutan dan terlaksana event HELLSHOW x DCDC KILLCHESTRA pada Minggu 15 April 2018 kemarin di SABUGA.

 Agus Danny Hartono selaku perwakilan DCDC  mengatakan, kesetaraan dan kesejahteraan musisi luar negeri dan dalam negeri, membikin event di pertengahan bulan adalah tantangannya. Terlebih melihat harga tiket yang mahal untuk kelas Kota Bandung, yaitu Rp100.000 hingga Rp150.000.

Selain itu juga Danny menambahkan “DCDC semakin hari semakin banyak terlibat, banyak masukan ide, movement dan lain-lain, termasuk media engagement. DCDC x Hellshow Killchestra merupakan salah satu bentuk output pertemanan ini, Burgerkill sangat layak ditempatkan di acara ini, dan mereka sudah layak membuat sejarah baru di blantika musik metal tanah air dan internasional.

Selain Metallica yang pernah berkolaborasi dengan format orkestra dalam konser live , mereka menurut Danny, mungkin baru Burgerkill sebagai band metal kedua yang turut menjejakinya.

Alhasil selain Burgerkill yang akan hadir di puncak acaranya berkolaborasi dengan orkestra, DCDC x Hellshow “KILLCHESTRA” ,  juga di panggung HELLSHOW yang turut dimeriahkan pula oleh band-band “berbahaya” dari tanah air, seperti Taring, Forgotten, Suaka, Down For Life, Extreme Decay, dan Trojan.

Termasuk penampilan dari beberapa band DCDC ShoutOut! yang dipilih secara langsung oleh Burgerkill, yaitu Hurt’Em (Depok), Krass (Jakarta), Angel of Death (Sukabumi), Paint In Black (Metro), Distempered (Karawang), dan Sakadang Ajag (Garut).

Selain itu juga, terdapat beberapa spot-spot seru yang memajang foto perjalanan recording Vicky, Ebenz, Agung, Ramdan, dan Puput di Praha Republik Ceko, dan hadir stand merchandice HELLSHOW KILLCHESTRA & BURGERKILL, booth-booth distro & pernak-pernik yang berhubungan dengan style music cadas, dan beberapa spot foto yang bertuliskan KILLCHESTRA.

Serta berapa begundal sapaan dari fans Burgerkill yang ikut lomba kostum-kostum unik untuk mendapat Grand Price 1 buah BLACK SG ELECTRIC GUITAR. Sebagai sang juara kostum unik, Fauzi Januar menceritakan tema kostum yang dipakainya.

“Saya memakai tema kostum ini adalah bunga dan tembok, yang maknanya kita itu harus menjaga bunga atau tumbuhan dan temboknya dikasih topeng agar bisa menjaga bunga tersebut, sekaligus bangga sekali bisa mendapatkan hadiah gitar dari event Hellshow ini,”ujar Fauzi.

Fauzi juga sempet menyebutkan idolanya adalah Ebenz Burgerkill, sosok tersebut merupakan inspiratif baginya dan luar , sekaligus dia berharap  event ini harus tetap dilaksanakan dan harus lebih maju dari sebelumnya, supaya anak-anak muda yang hidup di bumi ini semakin kreatif dan inovatif.

DCDC x Hellshow “KILLCHESTRA” sendiri merupakan panggung pertama Burgerkill yang menampilkan music mereka dalam format orchestra.

Terlihat kolaborsi mereka bersama iringan orchestra, membuka lagu ketujuh di sesi kedua konser mereka pada minggu malam kemarin berjudul Anjing Tanah, kemudian lagu Penjuru Tanah, Only The Strong, dan Angkuh.

Iringan orkestra pun semakin sempurna dengan hadirnya vokalis Fadly Padi yang membawakan dua lagu garang tapi manis berjudul Tiga Titik Hitam dan An Elegy. Sehingga membuat ribuan para begundal terlihat sangat aktraktif dan antusias menyaksikan  Konser Puncak HELLSHOW 2018 KILLCHESTRA. (E-009) ***