KADIN Gelar Diskusi Bersama PASLON PILWALKOT

18

Menjelang perhelatan Pilwalkot pada 27 Juni, Kamar Dagang Industri Indonesia berinisiasi menggelar diskusi publlik para calon walikota dan wakil walikota Bandung, bekerjasama dengan KPU kota Bandung, Sabtu sore

. Dengan tema arah dan kebijakan ekonomi kota Bandung 2023, diharapkan mereka akan memaksimalkan potensi industri di kota Bandung.

Kadin kota Bandung bekerjasama dengan KPU kota Bandung menggelar diskusi publik walikota Bandung, yang diikuti ketiga paslon, Sabtu sore. Kadin selaku inisiator dalam kegiatan kali ini, memberikan kesempatan kepada para calon walikota dan wakil walikota Bandung, untuk memaparkan visi dan misi terkait kegiatan ekonomi di kota Bandung.

Beberapa pertanyaan pun diajukan kepada setiap paslon oleh para panelis, diantaranya akademisi pegiat wirausaha, praktisi pariwisata, dan seniwati dari Universitas Seni ternama di kota Bandung.

Para calon berkesempatan untuk menyampaikan komitmen. Diharapkan, siapapun yang terpilih pada pilkada serentak 2018, dapat bekerjasama dengan para pelaku usaha di kota Bandung, sebagai upaya meningkatkan dan mendukung industri di kota Bandung.

Ketua Kadin kota Bandung, Iwa Gartiwa menilai, bandung memiliki banyak potensi yang bisa dikembangnkan melalui dunia usaha, untuk menarik wisatawan. Tapi, perlu ada tindakan lain guna menigkatkan daya saing usaha dan wisata di kota Bandung, agar tidak tergeser kota lain yang memiliki potensi sama, yakni surabaya dan Yogyakarta.

Demi kemajuan kota Bandung khususnya di bidang industri sebagai salah satu potensi terbesar di kota Bandung, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, Kadin, dan berbagai dunia usaha lainnya. Dengan begitu, pad di kota bandung dapat meningkat, sehingga modal untuk pembangunan pun semakin besar.

Diharapkan, diskusi publik yang dihadiri para paslon di Pilwalkot 2018 ini, dapat menghasilkan pemimpin yang membawa kota Bandung lebih baik. Hal tersebut mengingat, Bandung tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, melainkan manusia yang kreatiflah yang akan memajukannya.

Tim Liputan, Bandung TV.