Kerupuk Pilus Khas Rongga Bandung Barat Dimasak Dengan Cara Disangrai Menggunakan Pasir

41

Bandung Barat merupakan kabupaten termuda di wilayah Provinsi Jawa Barat. Wilayahnya berbatasan langsung dengan daerah Kabupaten Bandung dan Cianjur.

Tidak jauh berbeda dengan wilayah lainnya di Jawa Barat,daerah ini di anugerahi  sumber kekayaan alam melimpah.Secara umum wilayah kabupaten Bandung Barat di dominasi oleh lahan pertanian terutama persawahan.

Maka tidaklah mengherankan mayoritas penduduk di wilayah ini bermata pencaharian sebagai petani.Salah satu wilayah kecamatan yang termasuk dalam wilayah kabupaten ini ialah kecamatan Rongga,letaknya berada di selatan pusat kota Bandung Barat.

Aksebilitas menuju daerah ini bisa di katakan sudah bisa di lalui oleh berbagai jenis kendaraan.Meskipun di beberapa jalur jalanan menuju ke Rongga belum begitu mulus.

Secara topografi daerah ini di dominasih pegunungan dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani.Selain sebagai petani,ternyata sebagian masyarakat di kecamatan ini ada juga yang bergerak di sektor ekonomi kreatif.

Perputaran uang dari sektor ini ternyata sanggup menggerakan roda perekonomian masyarakat.Salah satu industri kecil dengan pertumbuhan cukup bagus ialah industri pembuatan kerupuk pilus.

Tidak di ketahui dengan pasti sejak kapan pembuatan krupuk di wilayah ini dimulai yang jelas saat ini hampir di semua wilayah Rongga bertebaran industri penganan berbahan dasar tepung tapioka.

Beberapa waktu lalu kami menyambangi salah satu pembuat krupuk  ,masyarakat setempat menyebut krupuk dengan bentuk bulat serta memanjang ini dengan sebutan krupuk pilus.

Proses pembuatan krupuk ini memerlukan waktu yang cukup lama, pertama tepung tapioka di masak hingga bentuknya menyerupai bubur,selama proses pemasakan diberi tambahan  garam secukupnya.Setelah tepung berbentuk bubur kemudian di diamkan,proses selanjutnya bubur tepung ini di campur dengan tepung kering.

Proses pencampuran kedua bahan ini menggunakan tangan.Setelah adonan tercampur,tepung yang telah kenyal ini di cetak  menggunakan alat sederhana terbuat dari kayu serta batu.

Alat ini di buat secara sederhana, prinsip kerjanya ialah adonan tepung di tekan dengan menggunakan sistem pengungkit.Setelah di tekan adonan ini akan keluar dengan bentuk memanjang serta bulat

.Ketika adonan telah terbentuk sempurna harus cepat cepat di pindahkan ke atas nampan.Sampai di sini ternyata prosesnya belum berakhir,adonan krupuk selanjutnya di kukus hingga matang.

Setelah adonan matang kemudian di tiriskan selama beberapa menit,proses selanjutnya ialah memisahkan adona adonan ini,proses pemisahan di lakukan oleh ibu ibu. Setelah adonan terpisah kemudian di jemur hingga kering,kemudian di goreng.

Nah uniknya cara menggoreng krupuk ini sangat berbeda dengan cara menggoreng konvensional menggunakan minyak. Krupuk ini di goreng  menggunakan pasir sebagai pengganti minyak goreng.

Biasanya tidak perlu waktu lama,ketika pasir telah panas bahan krupuk kering tinggal di masukan saja ke wajan berisi pasir.Tak lama kemudian kerupuk langsung matang.

Ciri khas dari krupuk plus , ialah rasa dari bumbunya, ,bumbunya terdiri dari rempah rempah serta kacang tanah yang di masak sedemikian rupa hingga berbentuk cair.Selanjutnya bumbu cair ini di taburkan serta di campur ke dalam krupuk matang.

Setelah tercampur rata barulah krupuk pilus siap di konsumsi,krupuk pilus tersedia dalam berbagai rasa, original,pedas serta pedas super.Untuk pemasaran sendiri selain di wilayah Kecamatan Rongga , juga  di pasar pasar serta pusat jajanan khas Bandung.  (E-001) ***