Pancasila Bukan Sekadar Slogan

17

SABAN tahun  Hari Lahir Pancasila selalu diperingati. Tahun ini, 1 Juni   jatuh  hari Jum’at  dalam suasana  puasa Ramadan 1439 Hijriah. Alhamdulillah, kita bersyukur,  pemerintah    menghormati  dalam peringatan Hari Lahir Pancasila  menjadi hari libur nasional.

Saya mengamati  kehadiran Pancasila  sebagai  falsafah hidup berbangsa, bukan berarti tanpa tantangan dan ujian dari dulu hingga  hari ini.

Sebut saja  arus globalisasi telah memberikan dampak positif maupun negatif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kehadiran  globalisasi juga secara nyata mengancam ideologi kebangsaan, seperti penyebaran paham radikalisme atau Ideologi Trans-Nasional yang nyata-nyata bertentangan dengan Pancasila.

Dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia, Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa beberapa kali mengalami ancaman dan tantangan. Namun, dengan komietmen  Pancasila yang kuat  pemerintah dan bangsa kita selalu mampu  mengatasinya.

Pating tidal ada tiga  aspek tantangan yang dihadapi di era globalisasi saat ini, yaitu  aspek politik, aspek ekonomi dan aspek sosial budaya.

Di bidang politik , kepentingan kelompok cenderung lebih dominan dibandingkan dengan kepentingan bangsa dan negara. Suka  atau  tidak suka  kita bisa merasakan dan menyadarinya.

Sedangkan ancaman pada bidang ekonomi adalah semakin menguatnya ekonomi pasar dengan jeratan kapitalisme.

Negara kita adalah negara yang memiliki Pancasila dengan kelima silanya yang mengandung makna-makna dari setiap cerminan kehidupan rakyat Indonesia.

Namun seiring dengan pertumbuhan bangsa ini muncul berbagai masalah di dalamnya. Beberapa masalah  yang kerap dirasakan dan senentiasa mewarnai kehidupan  sekaligus menjadi problem  kita adalah  masalah  kemiskinan, korupsi.

Penegakan hukum yang lemah, kualitas pendidikan yang lemah, pengelolaan sumber daya alam yang buruk, kasus SARA, kesenjangan sosial, kemacetan lalu lintas, pengangguran  dan banyak daerah yang kurang diperhatikan.

Semua permasalahan  tersebut  merupakan  bentuk penyimpangan dari setiap sila-sila Pancasila. Oleh karena itu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut kita harus mengamalankan  Pancasila  dengan konsisten.

Pancasila memang  merupakan dasar Negara, akan tetapi hendaknya  tidak sekadar slogan saat kita bicara,  melainkan menjadi sebuah pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sehingga  semua permasalahan di atas dapat diatasi. Semoga!

Abdul  Manan,  Ciparay Kab.Bandung