Tegar Septian, Menjual Motor Kesayangan

70

Nasib seseorang tidak ada yang bisa menduga. Bisa saja dulu mengalami kesulitan, sekarang merasakan kebahagiaan atau sebaliknya. Begitu pula yang terjadi pada Tegar Septian, mantan pengamen asal Kota Subang.

Beberapa tahun silam, nama Tegar mendadak meroket setelah video berjudul “Tegar Si Pengamen Subang” diunggah ke YouTube dan sukses menyita perhatian. Dalam video itu, Tegar menyanyikan lagu ciptaannya sendiri berjudul Aku yang Dulu Bukanlah yang Sekarang. Tegar berasal dari keluarga sederhana atau bisa dibilang kurang dari segi ekonomi. Namun, keadaan tersebut tak membuat bakat seni dalam diri Tegar memudar.

Remaja kelahiran Subang, 18 September 2001 itu sudah mampu menciptakan beberapa lagu di usia yang belum menginjak 11 tahun. Berkat viralnya video dan bakat yang dimiliki Tegar, ia bisa melangkah ke industri musik Tanah Air.

Ada beberapa judul lagu yang dia nyanyikan, di antaranya Pantaskah Surga Untukku (2013), Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang (2013), Rindu Ibu (2013), Sekolah (2013), Sahabat Tegar (2013), Bengawan Solo (2014) dan Kemana Kasih Sayang (2014). Sementara itu , sang manajer Tegar , Muhammad Arif Dolah diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap Tegar.Tindakan tak menyenangkan itu terjadi dalam kurun waktu November 2014 hingga Januari 2015 saat Tegar show di Malaysia. Bersama ayah dan labelnya, Tegar mengadukan kejadian tersebut ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA).

Selain diperlakukan tidak senonoh oleh manajernya ,  Tegar Septian juga kehilangan sejumlah barang.Barang-barang berharga milik Tegar lenyap dibawa kabur Arief secara diam-diam.

“Sekitar 60 jutaan, karena gitarnya aja 40 juta, sama baju-baju show  laptop 2 dibawa kabur, sama kamera,” jelas Eddy Ribut, kuasa hukum Tegar, kepada tabloidnova.com. beberapa waktu lalu. Menurut  Tegar, pencurian itu dilakukan di apartemennya, kawasan Central Park Jakarta Barat.

Pasca-tindakan pelecehan yang diterimanya, Tegar mengaku trauma. Ia sempat pulang kampung ke Subang dan tak ada kegiatan selama satu tahun.Untuk menyambung hidupnya, Tegar terpaksa menjual motor kesayangannya. (B-003) ***