Defisit Rp 2 Triliun

80

BISNIS BANDUNG-Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2018 per- 8 Juni 2018, mencapai 36,73% atau lebih dari Rp 12,4 triliun , dari total anggaran Rp 33,9 triliun. 

Hal itu terungkap dalam rapat pimpinan (rapim) yang dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Moch. Iriawan di Ruang Papandayan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis lalu yang dihadiri seluruh Pejabat Eselon II atau Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat. Pada kesempatan tersebut , Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa menjelaskan,  jumlah target murni Pendapatan Daerah pada APBD Jabar TA 2018 mencapai Rp 31,9 triliun lebih. Sementara jumlah Belanja Daerah  lebih dari Rp 33,9 triliun lebih. Artinya ada defisit sebesar Rp 2 triliun.

“Defisit ini kita tutupi dari Silpa, yaitu dari sisa tender dan dari over target pendapatan,” ujar Iwa.

Jumlah Pendapatan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 17,5 triliun lebih, Dana Perimbangan Rp 14,3 triliun lebih. Pendapatan yang Sah mencapai lebih Rp 31,1 miliar lebih.

Sementara jumlah belanja berasal dari belanja tidak langsung Rp 25,5 triliun lebih, terdiri dari ; Belanja Pegawai, Belanja Bunga, Belanja Subsidi, Belanja Hibah, Belanja Bantuan Sosial, Belanja Bagi Hasil kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa, serta Belanja Langsung mencapai Rp 8,4 Triliun, terdiri dari: Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa serta Belanja Modal. (B-003) ***