Beberapa Proyek Besar di Jabar, Belum Tuntas akan Dilanjutkan

60

BISNIS BANDUNG– Niat dan keinginan  Penjabat Gubernur Jawa Barat,  Moch. Iriawan yang  akan melanjutkan proyek pembangunan yang merupakan pekerjaan rumah (PR) dari Gubernur Ahmad Heryawan (Aher) yang belum tuntas hingga akhir masa jabatannya 13 Juni 2018  selayaknya diapresiasi.

Beberapa PR besar yang belum selesai dan harus dilanjutkan  antara lain pembangunan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi), Tol Cisumdawu (Cileunyi –Sumedang Dawuan) dan Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya), pembangunan penambahan runway BIJB Kertajati dan  pembangunan Dermaga Patimban Subang.

“Proyek besar di Jabar yang sedang dalam pembangunan  harus tetap berjalan, demi kesejahteraan masyarakat dan mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Jabar Selatan,” ungkap Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady kepada wartawan pekan ini.

DPRD Jabar mengapresiasi keinginan Pj Gubernur yang ingin secepatnya menuntaskan PR gubernur sebelumnya. “Dewan siap membantu percepatan pembangunan tol Bocimi yang saat ini masih berada seksi I Ciawi-Cigombong,” tutur Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Daddy Rohanady kepada wartawan, pekan ini.

Intinya, DPRD Jabar siap mendorong dan menganggarkan anggaran untuk kelancaran dan kesuksesan pembangunan khususnya yang berkaitan dengan bidang infrastruktur,  jelas  Wakil Ketua Komisi IV ini yang membidangi bidang infrastruktur tersebut.

Penjabat  Gubernur Jabar Moch.Iriawan mengungkapkan  ingin  memprioritaskan percepatan penyelesaian Tol Bocimi. Karena Tol Bocimi merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis nasional yang ada di wilayah Jabar yang perlu segera diselesaikan. Karena sampai saat ini tol Bocimi seksi I Ciawi-Cigombong yang Agustus nanti ditargetkan rampung.

Menurutnya tol Bocimi harus didorong percepatannya karena akses menuju Selatan Jabar saat ini terkendala. Banyaknya keluhan pemudik yang disergap kemacetan panjang dari Sukabumi menuju Bogor menunjukan pentingnya tol ini tuntas. “Saya ingin ada percepatan Tol Bocimi.” ujar Iriawan.

Lahan proyek

Semenyara itu Sekda Jabar Iwa Karniwa memastikan urusan lahan harus menjadi perhatian penting mengingat target seksi I sudah semakin dekat. Sebelum hari Raya Idul Fitri, seksi I sepanjang 15 kilometer pembebasan lahannya masih tersisa di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

“Tinggal 0,50% yang belum bebas. Untuk lahan yang belum bebas masih ada sekitar 26 bidang atau sekitar 8,716 meter persegi. Ini ada di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor,” katanya.

Dia memaparkan sejumlah persoalan yang belum tuntas antara lain ada satu bidang lahan tumpang tindih, pemilik yang komplen soal luasan di satu bidang, hingga ada satu bidang yang mengembalikan uang ganti rugi dan 10 bidang masih melakukan negoisasi.

Bulan Agustus seksi I ini dijadwalkan selesai, tapi capaian ini tergantung sisa pembebasan lahan. Karenanya  akan koordinasikan lagi  supaya penyelesainnya sesuai target, sehingga  pembangunan  tol tersebut  bisa bergerak lebih cepat.

Seksi I sendiri saat ini fisiknya sudah mencapai 90,18% dimana terjadi deviasi 0,47% dari target. Fisiknya saat ini tengah fokus membangun 39 buah jembatan underpass dan overpass dimana sebanyak 33 jembatan sudah tuntas.

“Yang masih berproses dibangun 6 jembatan, 4 di antaranya jembatan over pass,” kata Iwa.(B-002)***