Penggunaan QR Code untuk Tiket Asian Games 2018

117

PANITIA penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) berupaya mengantisipasi beredarnya tiket palsu, dengan membatasi penjualan tiket melalui online juga offline. Hal tersebut merupakan upaya pertama menghindari calo-calo atau oknum lain.

Tidak bisa dipungkiri tiket dan keberadaan calo sulit untuk dipisahkan. Setiap ada acara tidak mengenal acara besar dan kecil penjualan tiket melalui calo selalu ada. Hal fatal lainnya adalah panitia mencegah beredarnya tiket palsu mengingat Asian Games bukan lagi acara akbar yang biasa.

Selain itu, panitia yang bekerjasama dengan mitra tiket memutuskan untuk menggunakan pengamanan tiket dengan QR Code. Teknologi QR Code sebelumnya sudah tidak asing bagi beberapa pengguna media sosial (komunikasi) yang ada QR Code, seperti BBM, Whatsapp, line dan sebagainya.

 QR Code adalah kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave dari salah satu divisi Denso Corporation. Sedangkan Denso Corporation itu sendiri adalah perusahaan teknologi terkemuka yang berasal dari Jepang.

Teknologi ini terbilang baru kita kenal karena baru dikenalkan tahun 1994.  Bentuk dari teknologi ini yaitu memiliki bentuk persegi berwarna hitam dan putih dengan sejumlah symbol acak lainnya pada bagian tengah QR Code. Dan titik tengah itulah yang menjadi pembeda dari setiap QR Code yang satu dengan yang lainnya.

QR Code sendiri singkatan dari Quick Response Code, artinya kode yang bisa menyampaikan informasi secara cepat dengan respon yang cepat juga. QR Code dapat dibaca secara fleksibel, yaitu bisa dengan membaca arah vertical dan horizontal. Kecanggihan ini mengalahkan dari teknologi sebelumnya yaitu barcode yang cara bacanya masih harus horizontal. Walaupun di beberapa produk terutama makanan dan minuman masih banyak kita temui teknologi barcode.

Cara menggunakannya yaitu dengan teknologi pemindai QR Code yang sedang terhubung dengan jaringan GPRS atau Wi-fi. Caranya yang sangat mudah menjadi penunjang kecepatan. Tinggal menghidupkan fitur pemindai dan arahkan pada QR Code yang ada, lalu akan langsung diakses datanya. QR Code juga memiliki tujuh digit angka dibawah persegi simbolnya yang angka tersebut juga sebagai akses lain dari pemindaian QR Code.

Penggunaan QR Code di Indonesia sendiri pertama kali dikenalkan oleh surat kabar harian kompas. QR Code tersebut bertujuan untuk memudahkan pembaca untuk mengakses berita yang sama dengan cetak di ponselpintarnya. Kini perkembangannya sangat cepat dan sudah banyak digunakan oleh berbagai perusahaan. Hal ini juga ditunjang oleh kemajuan teknologi ponsel pintar yang sudah bisa menjadi alat pemindai QR Code itu sendiri.

Dalam penggunaan QR Code tiket Asian games ini sangat berperan penting. Dimana pemalsuan tiket akan sulit dan bahkan cenderung tidak bisa. Dengan menggunakan tiket gelang dan tertera QR Code, penonton tidak perlu lagi mengetik kode angka, huruf atau keduanya yang cukup Panjang dan memakan waktu. Sebaliknya, mereka hanya perlu untuk memindai QR Code yang ada di pergelangan tangan penonton. Selain aman, teknologi QR Code pada tiket Asian Games juga menunjang untuk kecepatan. (C-003/Mila)***