Daftar Ulang PPDB SMA/SMK Dilakukan 13 dan 14 Juli 2018

57

BISNIS BANDUNG– Pemprov Jabar melalui  kantor dinas pendidikan  membuka pendaftaran penerimaan peserta didik  baru (PPDB)  untuk jenjang SMA, SMK dan MA Jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) mulai  5  hingga  10 Juli  2018.

Menurut  Kabid Pembinaan Menengah Kejuruan Dr.Dodin R Nuryadin  selaku Wakil Ketua PPDB 2018,  para orang tua calon peserta didik (CPD) baru hendaknya  mempersiapkan segala persyaratan yang harus dibawa saat melakukan pendaftaran nanti.

Adapun dokumen persyaratan umum yang dibutuhkan meliputi: 1. Fotokopi akta kelahiran 2. Fotokopi ijazah 3. Fotokopi SHUN 4. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) 5. Fotokopi KTP Orang tua 6. Surat Kelakuan Baik 7. Surat tanggung jawab mutlak orang tua 8. Pas foto siswa ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar 9.

Calon Peserta Didik (CPD) jalur NHUN dapat langsung mendaftar kesekolah yang dipilihan I dengan membawa : 1. CPD membawa dokumen dan persyaratan PPD,  2. CPD memilih sekolah pilihan ke-1 dan ke-2,  3. CPD melakukan pendaftaran dan menyerahkan berkas persyaratan di sekolah pilihan ke-1,  4. Verifikasi berkas pendaftaran, 5. Entri data CPD oleh operatur sekolah pilihan atau cabang dinas , 6. Seleksi rekap data pada web PPDB Jabar 2018,  7. Pengumuman hasil seleksi (Jika tidak diterima di pilihan 1, diseleksi sistem di pilihan 2). ; 8. Penetapan peserta didik melalui SK kepala sekolah; 9. Daftar ulang.

Setelah semua persyaratan dokumen diserahkan selanjutnya pendaftar akan menerima Surat Tanda Bukti Pendaftaran (STBP).   Adapun pengumanan hasil seleksi PPDB jalur NHUN akan dibuka pada pada Kamis 12 Juli, sedangkan daftar ulang bagi CPD yang diterima akan dilaksanakan pada Jum’at-Sabtu (13 dan 14 Juli 2018).

Dodin mengimbau kepada CPD yang ingin meneruskan ke SMK hendak memperhatikan  sesuai minat dan bakat, karena SMK memiliki beragam jurusan yang dapat dipilih oleh calon peserta didik. Dan pilihlah SMK yang memiliki jarak dekat dengan rumah untuk menghemat uang transportasi.

Permasalahan

Anggota  Komisi V DPRD Jabar, dr.Ikhwan Fauzi M.Kes meminta pihak Dinas Pendidikan Jabar untuk mempersiapkan maksimal  agar segara permasalahan yang PPDB tahun  lalu tidak terulang kembali. Pada  PPDB  tahun 2017,  cukup banyak persoalan yang ditemukan di lapangan, dibuktikan dengan banyaknya keluhan  masyarakat kepada DPRD Jabar.

Keluhan dan aspirasi yang masuk ke Komisi V mulai dari anaknya tidak diterima di  SMA Negeri /SMK Negeri yang jarak rumahnya cukup dekat hanya sekitar 150 s.d 200 meter. Padahal saat itu diberlakukan sistem perhitungan zonase serta ada juga anak yang berprestasi dengan dibuktikan sertifikat/ piagam tapi tidak diterima.

Ironisnya lagi  saat melakukan pendaftaran secara online ternyata masyarakat kesulitan masuk ke website PPDB SMA, karena servernya sering error. Namun, ada yang lebih aneh lagi ada beberapa orang tua calon siswa dengan membawa katebilece dari oknum pejabat Disdik dan pejabat lainnya, walaupun nilainya tidak mencapai passing grade akhirnya dapat diterima oleh pihak sekolah yang dituju.

Untuk itu,  Ikhwan Fauzi berharap  pada musim PPDB 2018  pihak Disdik Jabar  lebih meningkatkan persiapan, sehingga permasalahan yang terjadi pada PPDB 2017 lalu tidak terulang kembali.

“Kita dapat memaklumi masih permasalahan pelaksanaan PPDB 2017 lalu, karena masa peralihan dari keweangan kab/kota ke provinsi. Namun musim PPDB 2018 jangan sampai terulang kembali,” imbaunya.

 Bila ada pihak sekolah yang main kecurangan dalam PPDB, jangan segan-segan untuk diproses sesuai dengan tingkat kesalahannya. Atau bila perlu dipecat saja dari jabatannya sebagai kepala sekolah. Karena tidak ingin, PPDB 2018 disalahgunakan.(B-002)***